Mirip Macan Kerdil, Spesies Kucing Hutan Baru Ditemukan di Bolivia 

4 Min Read
Young leopard cub walking through leaf litter in a green forest, looking ahead with focused eyes.
Spesies kucing baru yang ditemukan di Bolivia. (Foto: National Geographic)

Mabur.co – Sejumlah peneliti mengumumkan penemuan spesies kucing baru yang berasal dari Bolivia. Kucing itu dinamai Leopardus tilcayo sesuai sebutan warga setempat terhadap kucing tersebut. 

Dilansir dari National Geographic, Sabtu (26/9/2026), penemuan kucing ini terjadi secara tidak sengaja setelah seorang warga menemukan seekor anak kucing di tepi hutan Bolivia pada 2016 silam.

Setelah dilihat kucing tersebut ternyata bukan kucing domestik biasa. Sehingga kucing tersebut kemudian dibawa ke tempat perlindungan satwa Senda Verde di wilayah Yungas. 

Ciri Tidak Biasa

Di sana, biolog sekaligus National Geographic Explorer Paola Nogales-Ascarrunz, melihat sejumlah ciri unik yang tidak biasa pada kucing itu. 

Ia semakin curiga setelah melihat ‘keanehan’ pada kucing tersebut. Seperti  wajah yang cenderung pesek, telinga pendek, hingga pola bulu bertotol seperti macan tutul.

Awalnya, peneliti menduga kucing kecil ini termasuk dalam kategori Leopardus tigrinus atau kucing harimau.

Namun, dari hasil penelitian spesies kucing Bolivia pada 2019, ditemukan adanya perbedaan mencolok pada ukuran roset di tubuhnya.

Kecurigaan tersebut akhirnya membawa para peneliti pada pemeriksaan genetik. Dalam penelitian yang diterbitkan di jurnal Current Biology, tim peneliti kemudian membandingkan genom 38 individu dari genus Leopardus.

Hasilnya mengejutkan. Pengujian ternyata menunjukkan bahwa kucing dari Bolivia ini memiliki garis keturunan yang berbeda dari spesies kucing harimau lainnya. Garis evolusinya bahkan diperkirakan telah terpisah sekitar 1,4 juta tahun lalu.

Satwa itu kemudian diusulkan sebagai spesies baru dengan nama Leopardus tilcayo, mengikuti sebutan masyarakat lokal Bolivia untuk kucing tersebut.

Penemuan ini menjadi salah satu penemuan penting karena Leopardus tilcayo menjadi spesies kucing liar baru pertama yang dideskripsikan secara resmi dalam lebih dari satu abad terakhir.

Mengubah Peta Kucing Liar Saat ini

Penemuan kucing liar L. ttilcayo ini pun tak hanya menjadi angin segar bagi para pecinta dan pelestari satwa. Namun juga ikut mengubah pemahaman tentang kelompok kucing harimau.

Dalam dua dekade terakhir, penelitian genetik menunjukkan bahwa kelompok yang sebelumnya dianggap sebagai satu spesies ternyata merupakan kompleks beberapa spesies. 

Pemisahan tersebut membuat wilayah persebaran dan jumlah populasi masing-masing spesies menjadi lebih terbatas.

Kondisi itu penting bagi upaya konservasi karena status ancaman suatu satwa akan sangat berkaitan dengan ukuran dan persebaran populasinya.

Leopardus tilcayo sendiri diketahui menghuni sejumlah wilayah hutan Yungas di lereng timur Pegunungan Andes, Bolivia. 

Meski begitu hingga saat ini para ilmuwan masih belum mengetahui secara pasti jumlah populasinya di alam, pola makan, predator, maupun cara reproduksinya.

Karena itu, penemuan spesies baru ini akan banyak menarik perhatian para peneliti untuk mengetahui lebih banyak tentang L tilcayo. Termasuk jumlah atau populasinya di alam dan bagaimana upaya untuk dapat melindungi habitatnya.

Penemuan spesies kucing baru di era modern seperti saat ini menjadi bukti bahwa alam masih banyak menyimpan rahasia yang tidak diketahui manusia. 

Dan bukan tidak mungkin ke depan akan muncul temuan spesies satwa baru lagi dari lokasi atau wilayah yang masih tersembunyi dan jarang tersentuh tangan manusia.

Share This Article
Avatar photo
Jurnalis lahir dan tinggal di Jogja
Avatar photo
Pemimpin redaksi mabur.co
Tidak ada komentar