Mabur.co – Biasanya, tanggal 14 Februari diperingati sebagai Hari Valentine atau Hari Kasih Sayang.
Hari Valentine atau Valentine’s Day berasal dari Festival Romawi Kuno bernama Lupercalia pada pertengahan Februari abad ke-5.
Waktu itu Martir St. Valentinus dihukum mati oleh Kaisar Romawi Claudius II, akibat menikahkan pasangan muda secara diam-diam pada 14 Februari.
Pengorbanan St. Valentinus inilah yang menjadi awal ditetapkannya tanggal 14 Februari sebagai Hari Kasih Sayang, simbol cinta, dan kesetiaan, atau disebut juga Hari Valentine.
Meskipun perayaan Valentine telah memicu kontroversi bagi banyak kalangan, termasuk para ulama, namun sejatinya Valentine tetap patut “dirayakan”, bahkan kalau perlu “dirayakan” setiap hari.
Tentu saja konteks yang dimaksud di sini bukan merayakan Valentine secara langsung, melainkan wujud kasih sayang kepada siapa saja, baik itu keluarga, pasangan, dan lain-lain.
Dengan “merayakan Valentine” setiap hari, itu artinya Anda benar-benar menghargai keberadaan orang-orang terdekat yang ada di hidup Anda.
Tidak hanya itu, Anda juga turut mengapresiasi hal-hal kecil yang mereka lakukan kepada Anda, yang juga menjadi wujud kasih sayang itu sendiri.
Dan pastinya, melakukan hal itu semua tidak harus dilakukan di Hari Valentine atau tanggal 14 Februari.
Dilansir dari laman RRI, berikut adalah beberapa cara yang bisa dilakukan, untuk bisa menyayangi orang-orang terdekat (alias merayakan Valentine) setiap harinya, tanpa harus menunggu tanggal 14 Februari.
1. Ungkapan Kata-Kata
Anda bisa “merayakan Valentine” dengan mengungkapkannya kepada pasangan atau orang-orang terdekat, dengan cara memuji atau mengucapkan terima kasih, atas hal-hal sederhana yang ia lakukan kepada Anda. Misalnya ketika dibuatkan kopi, dibantu mengambilkan barang yang letaknya tinggi, dan seterusnya.
2. Maksimalkan Quality Time
Anda bisa meluangkan waktu sejenak minimal 15–30 menit setiap harinya, untuk mengobrol dengan orang-orang terdekat tanpa distraksi ponsel dan sejenisnya. Dengan itu Anda akan menjadi pendengar sekaligus pembicara yang baik. Keduanya merupakan aset kasih sayang yang sangat berharga.
Selain itu, Anda juga bisa memaksimalkan quality time dengan melakukan kegiatan harian secara bersama-sama, seperti memasak bareng, makan malam bersama di luar, jogging bersama di pagi hari, dan seterusnya.
3. Melakukan Aksi Kecil Tapi Nyata
Hal-hal kecil yang Anda lakukan kepada orang-orang terdekat adalah bentuk kasih sayang yang sifatnya kecil, namun sangat berharga, apalagi jika itu dilakukan tanpa disuruh atau dipaksa.
Misalnya dengan membantu mencucikan piring, membereskan baju-baju yang berantakan, dan sebagainya.
4. Lakukan Sentuhan Fisik
Tanpa disadari, sentuhan fisik juga mampu meningkatkan rasa kasih sayang kepada orang-orang tersayang. Misalnya saja dengan kecupan, pelukan hangat, genggaman tangan, ciuman, dan seterusnya.
5. Pemberian Hadiah
Memberi hadiah tentu saja merupakan salah satu elemen penting dalam perwujudan kasih sayang. Namun memberi hadiah tidak harus selalu mewah atau mahal.
Cukup dengan membelikan hal-hal kecil misalnya makanan kesukaan, itu sudah merupakan hadiah yang tak ternilai bagi mereka. Karena yang terpenting sebenarnya bukanlah hadiah atau materi yang diberikan, melainkan perhatian dan kepedulian yang Anda “sisipkan” melalui hadiah-hadiah tersebut.
***
Untuk bisa mempraktikkan cara-cara di atas, tentunya tidak harus selalu di tanggal 14 Februari, bukan? Karena kasih sayang adalah kegiatan (dan karakter) yang semestinya bisa dilakukan secara rutin dan konsisten, sehingga tidak afdol rasanya, jika hanya dilakukan satu tahun sekali saja. (*)



