Warga RT 35 Perum GKP Gelar Tirakatan HUT Kemerdekaan RI dengan Kompak

3 Min Read
Woman on stage hosting a kids' event with a banner for HUT ke-81 Indonesia; children sit in a circle, holding papers.
Anak-anak di kawasan RT 35 melakukan sesi kado silang, untuk diberikan kepada teman-teman di sekelilingnya. (Foto: Azka Qintory)

Mabur.co – Warga RT 35 di Perumahan Griya Kencana Permai (GKP) di Argorejo, Sedayu, Bantul, Yogyakarta, menyelenggarakan malam tirakatan guna menyambut perayaan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, yang berlangsung di Pendopo Balai RT 35 pada Minggu malam (16/8/2026).

Acara yang diberi tagline “Guyub, Kompak, Bersama” ini sekaligus menjadi momen refleksi kemerdekaan di tingkatan terkecil, yakni di lingkungan masyarakat (RT). Di mana momen kemerdekaan yang ke-81 tahun ini selayaknya menjadi perekat persatuan dan kesatuan antar-warga masyarakat, yang selama ini kerap disibukkan dengan pekerjaan sehari-hari.

Selain itu, acara ini juga turut menghadirkan berbagai hadiah menarik bagi masyarakat, mulai dari sembako, kaos, kipas angin, tumbler, dan masih banyak lagi.

Sementara untuk kalangan anak-anak, mereka juga mengadakan sesi penyerahan kado silang, yang dibagikan kepada seluruh anak yang tergabung dalam posisi lingkaran, dengan nominal kado seharga Rp5.000.

Baik dari kalangan bapak-bapak, ibu-ibu, pemuda, dan anak kecil, semuanya berbaur menjadi satu di acara tersebut. Mereka semua turut merayakan malam kemerdekaan dengan bernyanyi, mengikuti tes pengetahuan dasar, bermain games-games seru, dan lain sebagainya.

Ada pula penampilan spesial dari anak-anak sanggar, yang berasal dari anak-anak perempuan di masyarakat setempat. Mereka turut menampilkan pertunjukan tarian Saman (khas suku Gayo di Aceh) berjudul “Indonesia Wonder Land”.

Tidak Hanya Perayaan Seremonial

Pertunjukan ini melambangkan keindahan alam Indonesia, yang terdiri dari 17.380 pulau, terbentang dari Miangas hingga Pulau Rote. Kekayaan inilah yang menjadi salah satu ciri khas Indonesia, yang tidak dimiliki oleh negara mana pun di seluruh dunia.

Hadirnya malam tirakatan di malam 17 Agustus ini diharapkan tidak hanya menjadi sesuatu yang bersifat seremonial atau formalitas belaka, melainkan juga mampu merekatkan hubungan antar-sesama masyarakat, sekaligus mengisi roh kemerdekaan dengan semangat membara.

Dengan kata lain, setiap anggota masyarakat di RT 35 Perum GKP mampu mencapai prestasi yang membanggakan di bidangnya masing-masing, tanpa pernah melupakan lingkungan dan masyarakat di sekitarnya.

Karena sejatinya, meskipun Indonesia telah dinyatakan merdeka sejak 81 tahun silam, namun perjuangan yang sesungguhnya justru baru terjadi setelah masa-masa itu usai.

Terkait bagaimana cara kita sebagai generasi penerus dari era Soekarno dan kawan-kawan, untuk bisa mengisi kemerdekaan yang sudah didapatkan, dengan melakukan kegiatan-kegiatan positif yang berguna bagi bangsa dan negara, serta menjadi warisan abadi untuk anak cucu kelak di masa depan. (*)

Share This Article
Avatar photo
Lulusan program studi Jurnalistik STMM Yogyakarta, Jurnalis mabur.co, Writing Is Journey Of My Life
Avatar photo
Pemimpin redaksi mabur.co
Tidak ada komentar