Mabur.co – Presiden Prabowo Subianto memberhentikan Listyo Sigit Prabowo dari jabatan Kepala Staf Kepresidenan (KSP) dan menunjuk Letnan Jenderal TNI Ariyo Windutomo sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) KSP. Ariyo bukan sosok baru di lingkungan pemerintahan. Perwira tinggi TNI Angkatan Darat ini memiliki rekam jejak jabatan di Kementerian Pertahanan (Kemhan) hingga lingkungan Istana Kepresidenan
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan keputusan tersebut telah diambil Presiden Prabowo pada Rabu pagi dan dituangkan dalam Keputusan Presiden (Keppres).
“Pagi hari ini tadi Bapak Presiden telah mengambil keputusan dan telah menandatangani Keputusan Presiden berkenaan dengan pemberhentian Saudara Listyo Sigit Prabowo dalam kapasitas beliau sebagai Kepala Staf Kepresidenan,” kata Prasetyo di Istana Kepresidenan, Jakarta, Dilansir Antara, Rabu (4/11/2026).
Prasetyo mengatakan Presiden selanjutnya menunjuk Letjen TNI Ariyo Windutomo untuk sementara menjalankan tugas sebagai Plt. Kepala Staf Kepresidenan guna mengisi kekosongan jabatan tersebut. Letjen TNI Ariyo sendiri merupakan Kepala Sekretariat Presiden (Kasetpres) RI.
“Untuk sementara, beliau menunjuk Letnan Jenderal TNI Ariyo Windutomo untuk menjalankan tugas sebagai Pelaksana Tugas Kepala Kesekretariatan Kepresidenan,” katanya.
Keputusan itu diambil menyusul penetapan sejumlah individu sebagai tersangka dalam dugaan tindak pidana penyadapan, penghapusan bukti elektronik, dan akses ilegal terhadap kepala negara serta sejumlah pimpinan dan tokoh lainnya. Salah satu tersangka dalam perkara tersebut menjabat sebagai Kepala Staf Kepresidenan sehingga diperlukan konsekuensi terhadap jabatan yang bersangkutan.
“Mewakili beliau, Bapak Presiden sekali lagi menyampaikan keprihatinan yang luar biasa oleh karena terjadinya dinamika tersebut,” ujarnya.
Dikutip dari laman Kemhan, Jenderal bintang tiga tersebut memiliki rekam jejak karier militer yang mencakup sejumlah jabatan strategis di lingkungan Kementerian Pertahanan (Kemhan) hingga Istana Kepresidenan.
Sebelum ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Staf Kepresidenan, Ariyo lebih dahulu menjabat Kepala Sekretariat Presiden (Kasetpres) sejak akhir November 2024. Penunjukan tersebut menjadi babak baru perjalanan karier perwira TNI kelahiran 27 Januari 1974 itu. Ariyo merupakan lulusan Akademi Militer (Akmil) 1996 dari kecabangan Infanteri.
Ariyo Windutomo menempuh pendidikan militer di Akademi Militer dan lulus pada 1996. Setelah menyelesaikan pendidikan dasar kemiliteran, dia melanjutkan pendidikan di Sekolah Staf dan Komando Angkatan Udara (Seskoau). Selain pendidikan militer, Ariyo juga meraih gelar Magister Manajemen Pertahanan dari Universitas Pertahanan (Unhan). Bekal pendidikan tersebut menjadi bagian dari perjalanan kariernya sebelum menduduki sejumlah posisi strategis di lingkungan TNI dan pemerintahan.
