Ubedilah Badrun Sebut Pemerintah adalah “Antek-antek Asing” yang Sebenarnya - Mabur.co

Ubedilah Badrun Sebut Pemerintah adalah “Antek-antek Asing” yang Sebenarnya

Mabur.co – Di tengah tudingan “antek-antek asing” yang sering ditujukan kepada para pengamat dalam beberapa waktu terakhir, pengamat politik Ubedilah Badrun justru melihat fenomena yang berbeda, dari apa yang kerap disampaikan oleh pemerintah maupun para pendukungnya tersebut.

Bagi Badrun, pihak yang merupakan “antek-antek asing” itu justru merupakan bagian dari pemerintah itu sendiri.

Karena Badrun melihat bahwa pemerintah adalah pihak yang lebih banyak menerima bantuan dari asing, menggunakan uang dari negara asing, sekaligus menggunakannya untuk kepentingannya sendiri.

“Narasi itu (pengamat merupakan bagian dari ‘antek-antek asing’) sama sekali tidak berdasar. Karena ‘asing’ itu juga sebetulnya ada di belakang Prabowo. Di belakang semua kementerian itu ada (antek-antek) asing juga. Kalau mau kita bongkar ya bongkar aja!” tegas Ubedilah Badrun, seperti dilansir dari kanal YouTube OWRITE, belum lama ini.

Badrun pun memberikan penjelasan lebih rinci, mengenai siapa yang sebenarnya lebih sering menerima bantuan dari asing tersebut. Apalagi ketika bantuan itu justru hanya dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi (tidak untuk rakyat).

“Berapa ratus triliun, atau bahkan berapa ribu triliun uang asing itu yang masuk ke pemerintah saat ini melalui pinjaman? Coba hitung, uang yang digelontorkan oleh semacam donor dari NGO internasional itu kepada NGO di Indonesia. Kalau ke pengamat nggak ada (diberikan bantuan dana dari pihak asing). Pengamat dibayar oleh asing itu nggak ada! Silakan dicek aja semuanya, bener nggak ada yang membiayai kami?” sambung Badrun.

Sebagai bagian dari pengamat yang kerap mengkritik kinerja pemerintah, Badrun sama sekali tidak memiliki kepentingan untuk mengambil alih kekuasaan, maupun mendapat bantuan biaya dari negara asing, dan seterusnya.

Apa yang dilakukan oleh Badrun dan kawan-kawan adalah murni bagian dari keresahan masyarakat sipil, terhadap dinamika politik yang terjadi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara saat ini. Di mana pemerintah turut andil dalam perusakan di dalamnya. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *