Viral, Lomba Tidur di Jepang Berhadiah Rp225 Juta 

3 Min Read
Rows of people lying on air mattresses arranged in neat rows in a dim sleep-lab room, some wearing masks, pillows and blankets visible.
Peserta mengikuti kompetisi tidur yang diselenggarakan oleh sebuah merek kasur di Tokyo, Jepang. (Foto: AFP)

Mabur.co – Bayangkan dibayar ratusan juta rupiah hanya untuk tidur.  Hal yang terdengar seperti mimpi itu benar-benar terjadi di Jepang.

Sebuah kompetisi tidur unik digelar di Tokyo dengan hadiah utama mencapai 2,22 juta yen atau sekitar Rp255 juta.

Para peserta tidak dituntut berlari, menjawab pertanyaan, atau menunjukkan kemampuan fisik. Mereka justru harus melakukan hal yang biasanya dilakukan setiap malam, yakni tidur.

Namun, tidur untuk mendapatkan hadiah ratusan juta rupiah ternyata tidak semudah yang dibayangkan. Ada tantangan yang menanti para peserta.

Waktu Tidur 90 Menit

Dilansir dari News On Japan, Kamis (8/10/2026), dalam kompetisi Matt Race, peserta diberikan waktu 90 menit untuk tidur.

Setelah lampu diredupkan, para peserta mulai berlomba untuk mendapatkan kualitas tidur terbaik. Tidur mereka dipantau menggunakan perangkat yang dikenakan di kepala untuk membaca gelombang otak.

Penilaian kemudian dilakukan berdasarkan tiga aspek utama, yakni kedalaman dan kualitas tidur, seberapa cepat peserta tertidur, serta kestabilan tidur selama kompetisi.

Ketiga pengukuran tersebut digabungkan menjadi sebuah skor tidur khusus. Peserta dengan total skor tertinggi dinyatakan sebagai pemenang.

Dengan kata lain, bukan sekadar siapa yang paling cepat memejamkan mata. Peserta juga harus mampu mencapai tidur yang cukup dalam dan mempertahankannya secara stabil.

Angka 2,22 Mirip Zzz yang Berarti Tidur

Pemenang utama mendapatkan hadiah sebesar 2,22 juta yen. Jika dikonversikan ke rupiah, nilainya sekitar Rp255 juta. Sementara itu, peserta yang berada di posisi kedua berhak mendapatkan hadiah 220.000 yen. Angka 2,22 juta yen bukan dipilih secara kebetulan.

Angka tersebut terinspirasi dari tulisan “Zzz”, yang lazim digunakan untuk menggambarkan orang yang sedang tidur. Huruf “Z” juga secara visual dikaitkan dengan angka dua.

Meski hadiahnya menggiurkan, para peserta menghadapi tantangan yang cukup unik. Mereka harus mencoba tidur di tempat yang tidak familiar, sementara terdapat kamera dan berbagai aktivitas di sekitar lokasi.

Sebagian peserta dilaporkan bisa tertidur hampir seketika. Namun, sebagian lainnya justru kesulitan memejamkan mata karena suasana kompetisi.

Hal ini membuat lomba tersebut menjadi menarik. Pasalnya, semakin seseorang berusaha keras untuk tidur, belum tentu ia bisa langsung tertidur.

Kompetisi ini diikuti sekitar 75 peserta yang terbagi dalam tiga perlombaan. Pesertanya cukup beragam, mulai dari usia 20-an hingga 50-an, baik laki-laki maupun perempuan.

TAGGED:
Share This Article
Teruslah Berbuat baik kepada siapapun karena hal baik itu, akan kembali padamu dengan berbagai cara
Avatar photo
Pemimpin redaksi mabur.co
Tidak ada komentar