Mabur.co- Kabar membanggakan datang dari tanah air. Seorang hafizah cilik asal Malang, Aisyah Ar-Rumy (10 tahun), berhasil menembus tiga besar kategori peserta perempuan dalam ajang prestisius Dubai International Holy Qur’an Award 2026.
Gadis kecil ini bersaing ketat dengan dua finalis lainnya: Jana Ehab Ramadan (15 tahun) dari Mesir dan Sara Abdul Karim Alhalak (15 tahun) dari Suriah.
Di ajang tersebut, Aisyah Ar Rumy berhasil meraih juara 2, sebuah capaian yang semakin mengukuhkan posisi Indonesia sejajar dengan negara-negara Timur Tengah yang selama ini dikenal memiliki tradisi kuat dalam melahirkan para penghafal Alquran.
Prestasi ini bukan sekadar kemenangan pribadi, melainkan kebanggaan bagi bangsa dan bukti nyata bahwa generasi muda Indonesia memiliki potensi besar di panggung global.
Dalam keterangannya melalui akun Instagram pribadinya, Aisyah menyampaikan rasa syukur atas pencapaian tersebut.
“Alhamdulillah, terima kasih atas doa dan dukungan semuanya. Semoga Aisyah bisa terus belajar dan mencintai Alquran,” tulisnya dalam unggahan tersebut.
Unggahan itu pun dibanjiri komentar dari warganet yang memberikan doa dan apresiasi.
“Masya Allah, bangga sekali dengan Aisyah. Semoga jadi inspirasi anak-anak Indonesia,” tulis salah satu akun di kolom komentar.
Ayah Aisyah, Muhammad Qowiyul Huda, mengaku bersyukur atas keberhasilan Aisyah mengharumkan nama Malang dan Indonesia di dunia internasional, khususnya dalam bidang ilmu tahfid Alquran.
“Alhamdulillah semua karena karunia Allah Subhanahuwata’ala, Aisyah berhasil jadi juara dua dalam ajang Dubai International Holy Qur’an Award 2026,” ungkap Huda, dilansir Jatimtimes, Kamis (5/3/2026).
Ia menyampaikan, sebelumnya gelaran Dubai International Holy Qur’an Award 2026 bakal digelar dengan mengundang ribuan orang.
Tetapi dikarenakan adanya peristiwa saling serang antara Amerika Serikat-Israel dengan Iran membuat gelaran Dubai International Holy Qur’an Award 2026 harus digelar secara tertutup di kediaman Perdana Menteri Uni Emirat Arab (UEA), Syekh Mohammed bin Rashid Al-Maktoum.
“Acara kemarin berlangsung di kediaman Syekh Mohammed bin Rashid Al-Maktoum. Karena dengan kondisi sekarang tidak memungkinkan membuat acara berskala besar yang harusnya dihadiri sekitar 5.000 undangan dari berbagai negara,” ungkap Huda.
Pihaknya menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh warga Indonesia yang telah memberikan dukungan penuh kepada Aisyah dalam berkompetisi di Dubai International Holy Qur’an Award 2026.
“Terima kasih banyak atas doa dan support-nya untuk Aisyah, barokallahufik,” ucap Huda. ***


