Mabur.co- Bakar bakar minyak yang disingkat BBM, berasal dari cairan hitam kental yang disebut sebagai minyak bumi.
Minyak bumi yang belum diolah dikenal pula sebagai minyak mentah dan banyak ditemukan di dasar laut dan batuan.
Minyak mentah terbentuk dari penguraian hewan selama berjuta tahun yang terjadi di bawah permukaan bumi.
Minyak mentah alias minyak fosil atau emas hitam merupakan senyawa hidrokarbon yang merupakan cairan mudah terbakar berwarna kehitaman dan dibor keluar melalui sumur minyak.
Minyak mentah memiliki karakteristik dan kekentalan yang bervariasi.
Hal ini berarti juga terdapat perbedaan dalam warna, bau, sifat, struktur molekul, dan kualitas.
Perbedaan ini disebabkan oleh lokasi yang berbeda dari ladang minyak di seluruh dunia.
Kualitas yang berbeda, membuat suatu jenis minyak mentah hanya cocok untuk diproses menjadi produk tertentu seperti bensin, solar, dan lainnya.
Minyak mentah terutama diklasifikasikan dalam berbagai jenis berbeda berdasarkan kandungan sulfur dan kepadatan minyak.
Standar ini ditetapkan oleh American Petroleum Institute (API).
Menurut API, satuan yang disebut gravity menandakan tingkat kepadatan minyak bumi.
Minyak dengan gravity lebih dari 40 derajat dianggap sebagai minyak ringan, sementara minyak dengan gravity kurang dari 20 derajat dianggap sebagai minyak berat.
Minyak mentah yang memiliki gravity antara 20 – 40 derajat disebut sebagai minyak sedang (moderat).
Selain kepadatan, kandungan sulfur (belerang) akan menentukan kemurnian minyak mentah dan juga menentukan klasifikasi minyak mentah sebagai manis (sweet) atau asam (sour).
Sulfur bersifat asam sehingga semakin tinggi kandungan sulfur berarti dianggap asam, sedangkan semakin sedikit sulfur diklasifikasikan sebagai manis.
Dilansir akun X, @Greaterlran92, untuk minyak mentah ternyata ada kasta-kastanya.
Minyak milik Iran itu sweet crude (warna coklat-kekuningan), minyak semacam ini kandungan sulfurnya rendah, lebih cair, dan mudah diolah. Alhasil, biaya produksinya sangat murah.
Sedangkan minyak Venezuela itu sour crude, terlalu kental sehingga seperti aspal, minyak semacam ini proses refinery-nya lebih mahal dan butuh teknologi khusus.
Minyak di Amerika ada di tengah: ada yang sweet, ada yang sour. ***



