Mabur.co – Pembatalan keikut-sertaan Iran di ajang Piala Dunia 2026 yang disampaikan oleh Menteri Pemuda dan Olahraga Iran, Ahmed Donyamali, pada Kamis (12/3/2026) lalu, telah memicu reaksi beragam dari berbagai pihak.
Sebelumnya, presiden FIFA, Gianni Infantino, memastikan Iran tetap akan disambut baik dalam ajang empat tahunan tersebut.
Meskipun hal itu tidak sama sekali meyakinkan Iran, untuk benar-benar mengikuti Piala Dunia 2026, termasuk untuk berangkat ke Amerika Serikat (AS), di tengah situasi yang tak kunjung mereda hingga saat ini.
Presiden AS, Donald Trump, sendiri sempat mengungkapkan bahwa Iran tetap dipersilakan untuk tampil di Piala Dunia 2026, hanya saja ia tak mampu menjamin keselamatan mereka selama berlangsungnya turnamen tersebut.
“Timnas Iran dipersilakan mengikuti Piala Dunia 2026 (di AS), tetapi saya benar-benar tak percaya bahwa mereka pantas hadir di sana, demi keselamatan dan keamanan hidup mereka sendiri,” tulis Trump di media sosial Truth, Kamis (12/3/2026).
Mengetahui postingan tersebut, Iran pun tak tinggal diam.
Melalui akun Instagram resmi sepakbola Iran, @teammellifootball, pihaknya ikut mengecam AS, sekaligus FIFA, dengan menyatakan bahwa AS sama sekali tidak layak menjadi tuan rumah ajang internasional sekelas Piala Dunia, lantaran terbukti tak mampu menjamin keselamatan para peserta.
“Jelas tak ada seorang pun yang bisa mengecualikan timnas Iran dari Piala Dunia. Negara yang seharusnya dikecualikan adalah mereka yang memegang title sebagai “tuan rumah” (Amerika Serikat), namun sayangnya mereka tidak memiliki kemampuan untuk memberikan keamanan bagi tim yang berpartisipasi di event global,” tulis akun @teammellifootball melalui Instagram story, Kamis malam (12/3/2026).
Meskipun sejatinya tetap ingin berpartisipasi di ajang sebesar Piala Dunia, namun Iran harus menghadapi kenyataan pahit, bahwa konflik geopolitik yang melibatkan salah satu tuan rumah, telah membuat semua rencana menjadi kacau balau.
Iran pun harus mengutamakan keselamatan para pemain dan staff di atas segalanya. (*)



