Mabur.co – Untuk pertama kalinya Timnas Indonesia memulai pemusatan latihan perdana di bawah asuhan pelatih baru John Herdman.
Pemusatan latihan ini dilakukan sebagai bagian persiapan Timnas menghadapi ajang FIFA Series 2026 pada 27-30 Maret 2026.
Dikutip Kompas, pada latihan perdana Selasa (24/3/2026) hari ini, baru 15 dari 24 pemain yang hadir dalam latihan yang digelar di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta.
Sejumlah pemain yang nampak telah hadir antara lain Rizky Ridho, Jordi Amat, Mauro Zijlstra, Yakob Sayuri, Eliano Reijnders, Ole Romeny, Ivar Jenner, Nadeo Argawinata, Cahya Supriadi, Ramadhan Sananta, Beckham Putra, Dony Tri Pamungkas, Sandy Walsh, serta Elkan Baggott. Hingga Maarten Paes yang tampak menjalani latihan terpisah.
Sedangkan, sembilan pemain yang belum hadir di antaranya Emil Audero, Dean James, Jay Idzes, Justin Hubner, Nathan Tjoe-A-On, Kevin Diks, Calvin Verdonk, Joey Pelupessy, dan Ragnar Oratmangoen.
Dipimpin langsung oleh pelatih John Herdman, para pemain nampak diberi menu latihan ringan. Sang pelatih baru tampak masih ingin mengenal para pemain sebelum menaikkan level latihannya.
Dalam ajang FIFA Series ini akan ada sebanyak 4 tim berlaga. Pertandingan pertama akan mempertemukan timnas Indonesia melawan Timnas Saint Kitts dan Nevis di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Jumat (27/3/2026).
Sementara dua tim lainnya yakni Timnas Bulgaria dan Timnas Kepulauan Solomon akan bertanding di hari dan lokasi yang sama. Pemenang dari kedua laga tersebut akan tampil di final yang dijadwalkan pada Senin (30/3/2026). Sementara, tim yang kalah akan memperebutkan peringkat ketiga.
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menyebut FIFA Series 2026 sebagai peluang besar bagi Indonesia untuk menunjukkan kapasitasnya sebagai tuan rumah pertandingan internasional.
Ia menegaskan kepercayaan FIFA harus dimanfaatkan optimal guna meningkatkan reputasi sepak bola nasional di tingkat regional dan global.
“Kami ingin FIFA Series di SUGBK menjadi momentum positif. Bukan hanya bagi timnas, tetapi juga bagi sepak bola Indonesia untuk menunjukkan bahwa kita mampu menjadi tuan rumah pertandingan internasional dengan atmosfer yang luar biasa,” ucap Erick dikutip dari Antara.
Menurut Erick, turnamen ini merupakan bagian dari upaya PSSI membangun ekosistem sepak bola nasional yang lebih profesional, baik dari sisi penyelenggaraan hingga peningkatan fasilitas dan pengelolaan kompetisi.



