Mabur.co – Rumah duka almarhum Praka Farizal Rhomadon, anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang gugur dalam misi perdamaian PBB akibat serangan artileri Israel di Lebanon, terus didatangi para pelayat.
Kediaman yang berada di wilayah Lendah, Kulon Progo tersebut dipenuhi keluarga, kerabat, tetangga, hingga rekan sejawat yang datang untuk menyampaikan belasungkawa.
Sejumlah pejabat pemerintah, termasuk perwakilan TNI dan Polri, turut hadir untuk memberikan penghormatan terakhir serta dukungan kepada keluarga yang ditinggalkan.
Puluhan karangan bunga dari berbagai instansi juga terlihat memenuhi halaman rumah duka sejak Senin.
Ratusan pelayat silih berganti datang untuk bertakziah dan menyampaikan rasa duka mendalam.
Salah satu pejabat yang hadir adalah Wakil Bupati Kulon Progo, Ambar Purwoko, yang mewakili pemerintah daerah.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyempatkan diri berdialog dengan keluarga almarhum untuk mengetahui lebih jauh latar belakang dan kondisi keluarga.
Pemerintah Kabupaten Kulon Progo menyatakan akan berupaya membantu proses pemulangan jenazah almarhum dengan berkoordinasi bersama Komando Distrik Militer (Kodim) setempat.
Selain itu, pemerintah daerah juga berkomitmen memberikan dukungan moril kepada keluarga yang ditinggalkan.
Hingga saat ini, pihak keluarga mengaku belum mengetahui secara pasti kapan jenazah almarhum akan dipulangkan ke tanah air.
Mereka berharap proses pemulangan dapat segera dilakukan agar almarhum bisa dimakamkan secara layak.
Senam, ayah almarhum, mengungkapkan bahwa komunikasi terakhir dengan putranya terjadi pada sore hari setelah waktu Magrib, sehari sebelum kejadian nahas tersebut terjadi.
“Tidak tahu kapan jenazah tiba,” ujar Senam dengan nada lirih saat ditemui di kediamannya, Senin (30/3/2026).
Ia menambahkan, dalam percakapan terakhir, tidak ada pesan khusus yang disampaikan oleh almarhum.
Sang anak hanya sempat mengeluhkan kondisi sinyal yang buruk sebelum akhirnya komunikasi terputus.
Kini, keluarga hanya bisa menunggu kepastian dari pihak terkait mengenai jadwal pemulangan jenazah, sembari terus menerima kedatangan para pelayat yang memberikan doa dan dukungan.



