Mabur.co– Yogyakarta, sebagai kota pendidikan tidak pernah bisa lepas dari akses internet. Internet bisa menyediakan berbagai kebutuhan informasi para pelajar dan mahasiswa Yogyakarta.
Warung intenet alias warnet begitu booming di awal tahun 2000-an bahkan masih ada yang bertahan hingga kini. Beberapa tempat seolah menjadi legenda bagi anak-anak muda bertumbuh di Yogyakarta kala itu, karena fungsional dan manfaat yang didapatkan.
Salah satu warga Bantul, Agung Wicaksana, mengatakan, warnet menemui masa kejayaan di era 2000 hingga 2011 lalu.
Berbagai kalangan masyarakat memanfaatkan layanan karena memang pada masa itu, android dan apple belum banyak tersedia, begitu juga dengan wifi yang belum masif seperti saat ini.
“Dulu saya sampai menemukan komunitas ketika sering bertandang ke warnet untuk sekadar mengerjakan tugas, bersosial media dengan kenalan jauh maupun numpang tidur karena pulang kemalaman. Dulu, warnet hampir semuanya buka 24 jam sehingga bisa diakses kapan saja,” ujarnya, Selasa (7/4/2026).
Agung mengatakan, manfaat warnet sendiri selain akses internet yang kencang juga memberikan fasilitas download film bagi pengunjungnya.
“Ribuan judul film meski bukan versi legal bisa diunduh oleh pengunjung dan ditonton dengan mudah,” katanya.
Agung memaparkan, konsep warnet dulu pada umumnya adalah beberapa bilik kecil berisi komputer. Komputer inilah yang akan menjadi jembatan antara kita dengan dunia maya.
Di dalam bilik ini kita bisa memiliki privasi sekaligus berselancar dengan nyaman.
“Bagi anak-anak muda, tak jarang warnet dimanfaatkan untuk bermesraan ketika menonton film di bioskop masih menjadi barang yang mahal,” ucapnya.



