Alunan Musik Gamelan dan Tari Bali Menyihir San Francisco 

2 Min Read
Dancers in white tops and colorful skirts perform a line dance on a grassy stage while a seated audience watches outdoors under bright sun.
Suasana festival gamelan tahunan 4th Annual Gamelan in the Garden di San Francisco Botanical Garden, Amerika Serikat. (Foto: Dok Kementerian Luar Negeri)

Mabur.co – Alunan musik gamelan yang berpadu dengan tarian tradisional Indonesia sukses menarik perhatian ratusan pengunjung di kota San Francisco, Amerika Serikat, akhir pekan kemarin. 

Alunan alat musik tradisional seperti gender, jegog, gong kebyar, hingga angklung yang berpadu dengan pertunjukan tari Bali mampu memukau lebih dari 200 tamu undangan yang memadati San Francisco Botanical Garden.

Pemandangan itu terlihat dalam festival gamelan tahunan 4th Annual Gamelan in the Garden yang diinisiasi oleh kelompok Gamelan Sekar Jaya, komunitas seni yang beranggotakan diaspora Indonesia dan para pecinta budaya Nusantara di Amerika Serikat.

Berlokasi di alam terbuka khas suasana di Indonesia, berbagai tamu undangan baik itu diaspora Indonesia, akademisi, pegiat seni, hingga masyarakat lokal Bay Area nampak begitu menikmati pertunjukan yang berlangsung sepanjang hari tersebut. 

Proaktif Perkenalkan Seni Pertunjukan Indonesia

Kelompok Gamelan Sekar Jaya sendiri dikenal aktif memperkenalkan seni pertunjukan Indonesia melalui pendidikan, kolaborasi budaya, dan pementasan internasional sejak puluhan tahun silam.

Konsul Jenderal RI di San Francisco, Yohpy Ichsan Wardana, menilai gamelan bukan sekadar pertunjukan musik, melainkan simbol harmoni dalam keberagaman.

“Gamelan mengajarkan kita bahwa harmoni lahir bukan karena setiap suara itu sama, melainkan karena setiap unsur memiliki peran unik dan saling melengkapi. Nilai luhur inilah yang menjadikan budaya sebagai jembatan persahabatan sejati antarbangsa,” ujarnya dikutip Antara, Rabu (3/6/2026).

Selain menggelar pertunjukan musik dan tari, festival ini juga menghadirkan dialog budaya antara pengunjung dengan para seniman asal Bali. 

Dengan begitu diharapkan para pengunjung tidak hanya menyaksikan pertunjukan, tetapi juga dapat mengenal lebih dekat filosofi musik gamelan dan tradisi seni pertunjukan Indonesia.

Bagi masyarakat San Francisco, festival ini telah menjadi agenda budaya tahunan yang dinanti. Antusiasme publik menunjukkan tingginya minat terhadap seni tradisi Indonesia yang dinilai memiliki kekayaan musikal sekaligus nilai spiritual dan sosial yang kuat.

Melalui festival ini budaya Indonesia diharapkan semakin dikenal di luar negeri yakni untuk memperkuat diplomasi budaya Indonesia di Amerika Serikat. 

Terlebih pertunjukan tradisional seperti gamelan dinilai mampu menjadi medium efektif untuk mempererat hubungan antar-masyarakat sekaligus memperkenalkan identitas budaya Indonesia kepada dunia internasional. ***

Share This Article
Avatar photo
Lahir di Jogja. Fans Man Utd.
Avatar photo
Pemimpin redaksi mabur.co
Leave a Comment