Belanja Beli Kaos Kaki Habiskan Anggaran Rp6,9 Miliar, Katanya Efisiensi? - Mabur.co

Belanja Beli Kaos Kaki Habiskan Anggaran Rp6,9 Miliar, Katanya Efisiensi?

Mabur.co- Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menjadi sorotan tajam setelah muncul laporan terkait penggunaan anggaran yang dinilai janggal dan cenderung tak masuk akal.

Program yang menyerap dana besar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) itu disebut memiliki sejumlah pos belanja yang memicu pertanyaan publik.

Saat ini masyarakat Indonesia kembali dibuat heran dan kesal terkait pengadaan yang dibuat Badan Gizi Nasional (BGN) yang dinilai terlalu mengada-ngada.

Usai membeli puluhan ribu motor listrik yang harga per-unitnya hampir Rp50 juta, BGN juga habiskan anggaran miliaran rupiah untuk pengadaan kaos kaki.

Saat ini diketahui BGN telah habiskan anggaran sebesar Rp6,9 miliar membelanjakan uang tersebut untuk membeli kaos kaki.

BGN telah membeli 17.000 pasang kaos kaki yang harga per pasangnya mencapai Rp100.000 menurut e-katalog.

Di tengah program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menuai pro dan kontrak ini, BGN dinilai tidak peka dan menghabiskan uang negara dengan tidak jelas.

Pengadaan motor listrik untuk Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang baru-baru ini diketahui masih jadi sorotan.

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, mengatakan, informasi yang beredar saat ini masih perlu dipastikan kebenarannya.

“Saya menegaskan akan melakukan pengecekan lebih lanjut terkait isu tersebut,” dilansir SerambiNews.com, Jumat (10/4/2026).

Project Multatuli mengungkap adanya pengeluaran yang dinilai tidak relevan dengan tujuan utama program untuk urusan perut ini.

Selain pengadaan kendaraan listrik yang mencapai triliunan rupiah, pembelian perlengkapan seperti kaos kaki  juga menjadi sorotan.

“Jika benar anggaran ini adalah hasil penghematan, tidak seharusnya BGN menghambur-hamburkan anggaran untuk hal yang tidak perlu,” tulis Project Multatuli di laman resminya projectmultatuli.org.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *