Mabur.co – Guru Besar Hukum Tata Negara, Feri Amsari, meminta Sekretaris Kabinet Merah Putih, Teddy Indra Wijaya, untuk lebih berhati-hati saat berbicara di hadapan publik.
Menurut Feri, Seskab Teddy perlu lebih banyak belajar lagi soal hukum administrasi pemerintahan. Agar ke depannya tidak ada lagi respons “pokoknya ada” yang sempat ia lontarkan, saat menjawab pertanyaan media terkait sumber anggaran program Pasar Murah untuk Rakyat di Monas, beberapa waktu lalu.
“Untuk Pak Teddy, Pak Letkol Teddy, (saya mohon) lebih belajar (hukum administrasi pemerintahan) lagi, Pak. Sebagai teras utama pihak istana negara, pintu pentingnya istana, ngomongnya lebih hati-hati lagi di depan publik, Pak,” tegas Feri Amsari, dalam kanal YouTube pribadinya, Feri Amsari Official, belum lama ini.
Feri beralasan, jika Seskab Teddy terus-terusan mengeluarkan statement yang “tidak dipikir” terlebih dahulu, akibatnya juga bisa fatal kepada orangnya sendiri, alias Seskab Teddy secara langsung. Sehingga publik akan semakin mempertanyakan kredibilitasnya, dalam menjalankan tugas sebagai Sekretaris Kabinet.
“Setiap omongan bapak itu (di hadapan publik), kalau kemudian dipertanyakan oleh publik, bapak sendiri yang nanti rugi. Saran saya telaah lebih baik lagi. Jangan karena berbeda pandangan, kemudian langsung disudutkan (dianggap data-datanya tidak akurat) begitu saja,” tambah Feri.
Feri pun turut mendoakan Seskab Teddy, agar bisa diberikan hidayah sekaligus kemudahan. Sehingga bisa benar-benar berkontribusi secara maksimal untuk bangsa Indonesia, melalui jabatan Sekretaris Kabinet di pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. (*)



