Sebuah peristiwa seni dan kebudayaan yang hangat, penuh kenangan, sekaligus sarat makna hadir melalui pameran seni rupa bersama SCampur97 bertajuk “Space of Happiness”.
Acara tersebut berlangsung mulai 26 April hingga 17 Mei 2026 di Rasaharsa Coffee & Eatery, Rawamangun, Jakarta Timur. Pameran dibuka pada Minggu, 26 April 2026, pukul 14.00 – 19.00 WIB.
Pameran ini menjadi momentum istimewa bagi para perupa angkatan 1997 di Fakultas Seni Rupa, Institut Kesenian Jakarta (IKJ), yang merayakan tiga dekade pertemanan dalam sebuah ruang temu kreatif.
Sebanyak 17 perupa menampilkan karya-karya terbaik mereka sebagai refleksi perjalanan hidup, persahabatan, serta dinamika zaman yang telah dilalui bersama.

Tema “Space of Happiness” mengajak publik memahami bahwa kebahagiaan tidak selalu hadir dalam bentuk ruang fisik seperti rumah, taman, studio, atau sudut favorit.
Lebih jauh, kebahagiaan juga hadir sebagai ruang batin: rasa aman, diterima, dicintai, utuh, dan damai dengan diri sendiri maupun lingkungan sekitar.
Tema ini diterjemahkan para seniman melalui kenangan, momen sederhana, pengalaman personal, hingga narasi visual tentang harmoni hidup.
Pameran secara resmi dibuka oleh Gandung Amento, alumni angkatan 1997, yang kini dipercaya sebagai Ketua ILUSI IKJ (Ikatan Alumni Seni Rupa dan Desain IKJ), sebuah organisasi alumni yang aktif membangun jejaring, kegiatan seni, dan penguatan solidaritas antaralumni.
Turut hadir pula sejumlah figur penting dari generasi 97 di antaranya Yohanes Catur Windu, yang dikenal
sebagai Mantan Ketua pertama GORTA (Goresan Jakarta), serta Jimmy Benz Silaen (Jimtai), sosok eksentrik angkatan 97 yang kini aktif sebagai Art Director di sejumlah film nasional dan pendiri komunitas Mozart’s73, komunitas motor mahasiswa IKJ yang lahir dari semangat kebersamaan dan budaya kampus.
Mengenang Era Kampus 24 Jam
Angkatan 97 memiliki tempat tersendiri dalam sejarah Seni Rupa IKJ. Masa itu dikenal sebagai periode penuh energi, kreativitas, dan gerakan mahasiswa.
Berbagai aktivitas seperti Liga Seni Rupa (LSR IKJ), pameran gerakan seni rupa alternatif, hingga diskusi dan produksi karya berlangsung nyaris tanpa henti menjadikan IKJ dikenal sebagai “Kampus 24 Jam”.
Siang digunakan untuk kuliah, malam untuk berkarya, berdiskusi, berorganisasi, dan membangun jaringan antargenerasi. Semangat itulah yang kini dihidupkan kembali melalui pameran ini.
Lebih dari sekadar pameran, SCampur97 diharapkan menjadi ajang silaturahmi yang hangat bagi para alumni angkatan 97 Seni Rupa IKJ yang kini telah menempuh beragam profesi dan perjalanan hidup.
Pameran ini juga menjadi undangan terbuka bagi publik untuk melihat bagaimana persahabatan, memori kolektif, dan seni dapat bertahan serta terus tumbuh selama tiga dekade.
17 perupa peserta pameran adalah Bam Sickos, Dwi Budi Prasetyo, Ida Ayu Made Indrayani M, Kartika Ekasari Murti, Sam Yode, Roe, Jimmy Budiman, Jimmy Silaen, Johan Kurniawan, Lambertus Widya Bayu Aji, Fransiska Fitrinia, Nasya Patrini Rusdi, Nyoman Antara, Quint, Yopi Bramiana, Y. Caturwindu Yudha P, Wulan Novianti Widjojo. ***



