Mabur.co – Pembalap MotoGP asal Italia, Fabio Di Giannantonio, sukses meraih kemenangan perdana di ajang MotoGP musim ini, usai meraih posisi finish pertama dalam balapan yang berlangsung di sirkuit Catalunya, Barcelona, Spanyol, Minggu (17/5/2026).
Balapan ini sempat diwarnai sejumlah insiden mengerikan, khususnya yang dialami oleh pembalap tim Gresini Racing, Alex Marquez, dan juga pembalap tim LCR Honda Castrol, Johann Zarco, hingga menghasilkan dua kali red flag, yang membuat balapan harus kembali diulang sejak awal, namun dengan jarak putaran yang lebih pendek.
Dalam start ketiga yang hanya berlangsung 12 lap, Fabio Diggia mampu memanfaatkan kesempatan dengan banyaknya pembalap bertumbangan, dan langsung menempel pembalap Red Bull KTM, Pedro Acosta, yang memimpin jalannya perlombaan di lap-lap awal.
Memasuki pertengahan lomba, Acosta mulai kehilangan keseimbangan di atas motor, dan mulai sering melebar serta melakukan kesalahan sendiri.
Hal itu lantas dimanfaatkan Diggia untuk mengambil alih posisi pertama, dan langsung menjauh dari kejaran lawan-lawannya, dengan selisih hingga satu detik lebih.
Diggia pun tak terkejar oleh siapa pun hingga menyentuh garis finish, dan sukses mengamankan kemenangan pertama bagi dirinya, bagi timnya yang bersponsor merek Indonesia (Pertamina), serta bagi sang pemilik tim, Valentino Rossi, yang juga legenda hidup MotoGP dengan sembilan gelar juara dunia.
Diggia diikuti oleh Fermin Aldeguer yang berhak menduduki posisi kedua, setelah pihak FIM Stewards menjatuhkan hukuman penalti tyre pressure infringement (pelanggaran tekanan ban) kepada Joan Mir, yang sejatinya finish di posisi kedua, namun terpaksa merosot hingga posisi ke-13. Sementara urutan ketiga diamankan oleh pembalap asal Italia lainnya, Francesco Bagnaia.
Kemenangan Diggia ini juga sekaligus menjadi kemenangan pertama Pertamina (Pertamina Enduro) di kelas utama MotoGP, sejak menjadi sponsor utama tim milik Valentino Rossi ini pada 2024 lalu.
Mereka sebetulnya sudah mencatatkan sejumlah podium dalam beberapa kesempatan, baik dalam format Sprint Race maupun Main Race (Grand Prix Minggu siang), namun masih tak kunjung meraih kemenangan melalui dua pembalapnya asal Italia, Fabio Di Giannantonio dan juga Franco Morbidelli.
Latihan di Indonesia

Dalam perjalanannya meraih kemenangan di Catalunya, Fabio Diggia dan sejumlah koleganya di akademi VR46 (akademi milik Valentino Rossi) juga sempat berlatih di Indonesia, tepatnya di sirkuit Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), pada akhir Januari 2026 lalu, sebagai bagian dari persiapan menghadapi musim 2026, sekaligus melakukan sejumlah konten promosi, uji coba produk Pertamina, dan sebagainya.
Diggia melahap total ratusan lap di Mandalika dengan motor produksi Superbike Ducati, selama empat hari latihan di Pulau Lombok tersebut.
Hasilnya, Diggia tampil beringas di awal musim ini, dengan mencatat tiga kali naik podium (termasuk kemenangan di Catalunya), dua kali Pole Position, serta satu kemenangan di GP Catalunya akhir pekan lalu. Diggia pun untuk sementara duduk di posisi ketiga klasemen MotoGP 2026.
Torehan tersebut menjadi catatan terbaik Diggia sejauh ini, sejak bergabung ke MotoGP pada 2022 lalu.
Bisa dibilang, berlatih di Indonesia adalah salah satu kunci sukses Diggia di awal musim ini, apalagi dengan tim yang bersponsor merek raksasa BUMN Indonesia seperti Pertamina.
Hal ini menjadi bukti, bahwa dukungan dana dari brand asal Indonesia kepada kalangan “antek-antek asing” dari Eropa, telah mampu mendongkrak prestasi dan performa mereka di lintasan, yang tentu saja membuat nama Indonesia semakin dikenal di seluruh dunia (dalam aspek positif). (*)




