1,2 Miliar Orang di Dunia Alami Gangguan Mental, Mayoritas Anak Muda

3 Min Read
Woman sitting on the floor by a bright window, head in her hands, appearing distressed or overwhelmed.
Ilustrasi gangguan mental (foto : alodokter)

Mabur.co – Penyakit gangguan mental baik itu stres, kecemasan, hingga depresi saat ini seolah sudah menjadi penyakit jamak yang hampir dirasakan setiap orang di seluruh dunia.

Bagaimana tidak, berbagai tantangan hidup yang semakin berat dan kompleks, seolah membuat setiap manusia di era modern saat ini tak bisa lepas dari persoalan kesehatan mental.

Bahkan dilansir CNN, Minggu (24/5/2026), sebuah studi terbaru yang dipublikasikan dalam jurnal The Lancet mengungkapkan bahwa hampir 1,2 miliar orang di seluruh dunia hidup dengan gangguan mental sepanjang 2023.

Peningkatan Signifikan

Penelitian tersebut menunjukkan terjadinya peningkatan signifikan penderita gangguan mental masyarakat dunia jika dibandingkan tahun 1990-an. 

Disebutkan, dalam lebih dari tiga dekade terakhir, jumlah kasus gangguan mental global tercatat melonjak hingga 95,5 persen. Dimana gangguan kecemasan dan depresi yang paling banyak dialami masyarakat dunia saat ini.

Dari penelitian Global Burden of Diseases, Injuries and Risk Factors Study (GBD) 2023 yang dilakukan di 204 negara dan wilayah, ditemukan data kenaikan kasus kecemasan mencapai 158 persen. Sementara kasus depresi tercatat naik sekitar 131 persen.

Peneliti utama studi tersebut, Dr. Damian Santomauro dari University of Queensland, Australia, bahkan sampai terkejut melihat besarnya lonjakan kasus gangguan mental yang terjadi secara global ini.

Pasalnya peningkatan gangguan mental ini jauh lebih besar dari yang diperkirakan sebelumnya.

Selain kecemasan dan depresi, penelitian juga mencatat kenaikan kasus gangguan bipolar, skizofrenia, ADHD, gangguan spektrum autisme, anoreksia, bulimia, hingga gangguan perilaku pada anak dan remaja.

Walaupun jumlah penderita anoreksia, bulimia, dan skizofrenia tidak sebanyak gangguan mental lainnya, angka kasusnya tetap tergolong tinggi.

Pada 2023, tercatat sekitar 4 juta kasus anoreksia, 14 juta kasus bulimia, dan 26 juta kasus skizofrenia di seluruh dunia.

Peneliti senior dari Johns Hopkins Bloomberg School of Public Health, Paul Bolton, menjelaskan bahwa data tersebut diperkirakan telah mampu menggambarkan kondisi nyata kesehatan mental global saat ini.

Kelompok Rentan Anak Muda

Satu hal yang juga menarik dari hasil penelitian ini bahwa kelompok yang dinilai paling rentan terdampak gangguan mental ini justru adalah generasi muda. 

Tekanan sosial, penggunaan media sosial, ketidakpastian ekonomi, hingga perubahan gaya hidup modern disebut menjadi beberapa faktor yang memengaruhi masalah kesehatan mental pada generasi muda ini. 

Maka tak heran jika istilah Anxiety paling sering dialami dan dirasakan Gen Z dibanding generasi lainnya. 

Dengan segala risiko yang mungkin bisa terjadi, kondisi ini pun tak bisa dipandang remeh dan harus mendapat perhatian serius dari pemerintah, tenaga kesehatan, hingga masyarakat luas agar penanganan kesehatan mental dapat dilakukan lebih cepat dan merata.

Share This Article
Avatar photo
Lahir di Jogja. Fans Man Utd.
Avatar photo
Pemimpin redaksi mabur.co
Leave a Comment