Mabur.co – Di tengah arus modernisasi yang semakin tak terbendung, keberadaan para pandai besi serta perajin pisau tradisional ternyata masih dibutuhkan hingga saat ini.
Menjelang Hari Raya Iduladha seperti saat ini jasa mereka pun banyak dicari untuk melayani pembuatan dan servis pisau.
Salah satunya seperti dirasakan Warto, seorang pandai besi asal Dusun Banyumeneng, Kalurahan Banyuroto, Kapanewon Nanggulan, Kulon Progo.
Dalam dua pekan terakhir, ia mengaku menerima lonjakan pesanan pisau untuk kebutuhan penyembelihan hewan kurban.
Banyak Warga Pesan
Saat ditemui di lapaknya di Pasar Nanggulan, Warto mengatakan banyak warga datang untuk membuat pisau baru maupun mengasah pisau lama agar kembali tajam dan siap digunakan saat Iduladha.
“Kalau mendekati Iduladha seperti sekarang memang pesanan meningkat. Banyak yang bikin pisau baru, ada juga yang servis atau mengasah pisau,” ujarnya.
Dalam sehari, Warto mengaku bisa menerima hingga 10 pesanan pisau. Jumlah tersebut meningkat tajam dibanding hari biasa yang rata-rata hanya satu hingga dua pesanan per hari.
Meningkatnya permintaan juga membuat tarif jasa pembuatan pisau mengalami kenaikan. Jika biasanya biaya pembuatan satu pisau dipatok sekitar Rp50 ribu, kini naik menjadi Rp70 ribu per buah selama musim Iduladha.
Sementara untuk jasa servis atau mengasah pisau, Warto mematok tarif mulai Rp10 ribu hingga Rp30 ribu, tergantung ukuran dan tingkat kerusakan pisau.
Warto sendiri telah menekuni profesi sebagai pandai besi sejak tahun 1989. Keahlian tersebut ia warisi dari sang ayah yang juga bekerja sebagai pandai besi tradisional.
Selama puluhan tahun, ia rutin membuka jasa pandai besi di sejumlah pasar tradisional di Kulon Progo dengan cara berpindah dari satu pasar ke pasar lainnya.
Dari profesi tersebut, Warto mengaku mampu menghidupi keluarga hingga menyekolahkan anaknya sampai menjadi seorang guru PNS.
Meski peralatan modern semakin banyak digunakan, jasa pandai besi tradisional seperti milik Warto masih tetap dibutuhkan masyarakat, terutama menjelang momentum Hari Raya Iduladha.

