Mabur.co – Suasana gelap di Taman Makam Pahlawan (TMP) Giripeni, Wates, Kulon Progo, berubah penuh cahaya pada Minggu (16/8/2026) dini hari.
Ratusan lilin nampak dinyalakan hingga memenuhi sejumlah sudut pusara para pahlawan yang berada di kompleks pemakaman Kota Wates itu.
Itulah yang terjadi saat sejumlah elemen masyarakat beserta jajaran pemerintah Kabupaten Kulon Progo menggelar Apel Kehormatan dan Renungan Suci (AKRS) tepat pukul 00.00 WIB.
Digelar sebagai penghormatan kepada para pahlawan yang telah gugur dalam perjuangan, apel ini merupakan rangkaian kegiatan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kulon Progo.
Selain dihadiri jajaran Forkopimda, TNI, Polri, ASN, kegiatan ini juga melibatkan sejumlah unsur masyarakat baik itu pramuka hingga sejumlah komunitas di Kulon Progo.
Bertindak sebagai pembina upacara, Kapolres Kulon Progo, AKBP Ridho Hidayat, nampak membacakan naskah renungan suci di hadapan para peserta.
“Kami yang hadir pada hari ini menyatakan hormat yang sebesar-besarnya atas keikhlasan dan kesucian pengabdian saudara-saudara sebagai pahlawan demi kebahagiaan negara dan bangsa,” katanya.
57 Makam
Di TMP Giripeni terdapat 57 makam, terdiri atas 52 prajurit TNI, tiga anggota Polri, dan dua pejuang rakyat.
Setelah renungan, peserta memanjatkan doa dan menyalakan lilin di atas pusara. Cahaya lilin yang menerangi makam menjadi simbol penghormatan sekaligus pengingat atas pengorbanan para pahlawan.
Kepala Dikpora Kulon Progo, Nur Wahyudi, mengatakan AKRS rutin digelar setiap tahun untuk menjaga semangat nasionalisme dan patriotisme masyarakat.
“Nilai-nilai patriotisme, kebangsaan, dan menghormati pahlawan ini harus tetap kita ingat terus sebagai motivasi untuk meneruskan perjuangan,” ujarnya.
Ia berharap, semangat kepahlawanan tidak hanya dikenang setiap peringatan kemerdekaan, tetapi juga diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.
