Kandas di Semifinal AFF 2026, Singapura Petik Pelajaran Berharga

4 Min Read
Soccer player in a red jersey with number 14 speaks at a press conference, blue backdrop showing ASEAN Cup logos and sponsors behind him.
Kapten timnas Singapura, Hariss Harun (Foto: ASEAN United FC)

Mabur.co – Singapura harus puas mengakhiri petualangannya di turnamen Piala AFF 2026, setelah tersingkir di babak semifinal oleh Thailand dalam dua leg.

Dalam pertandingan leg kedua yang berlangsung di Stadion Raja Mangala, Bangkok, Thailand, Selasa (18/8/2026) malam, Singapura sebenarnya mampu menaklukkan Thailand dengan skor 1-2. Namun sayang, kekalahan 1-3 di kandang sendiri pada beberapa hari sebelumnya, membuat mereka tetap tersingkir di babak 4 besar,

Secara agregat, Ilhan Fandi dan kawan-kawan takluk dengan skor 4-3 dari negeri Gajah Putih. Hasil ini membuat mereka harus kembali gagal mengulang cerita manis di tahun 2012 silam, saat mereka terakhir kali menjadi juara di turnamen ini.

Meskipun akhirnya tersingkir, namun Singapura tetap patut berbangga. Perjuangan mereka sejak fase grup bisa dibilang cukup heroik. Bahkan, mereka juga berhasil menyingkirkan timnas Indonesia, yang sempat digadang-gadang akan menjadi juara untuk pertama kalinya pada tahun ini.

Berbicara usai laga, kapten Singapura, Hariss Harun, mengaku sempat mencium aroma kebangkitan di laga ini, setelah berhasil menutup babak pertama dengan keunggulan satu gol. Namun sayang, gol penalti dari Kakana Khamyok di menit ke-61 membuat rencana itu menjadi semakin sulit. Karena Thailand berhasil mengamankan keunggulan agregat dua gol.

Meski sempat mencetak gol kedua melalui gol bunuh diri Pansa Hemviboon di menit ke-65. Singapura tetap tidak mampu menyamakan agregat atas Thailand hingga laga usai. Alhasil, mereka pun harus angkat kaki lebih cepat di turnamen dua tahunan ini.

“Saya pikir kami telah memberikan segalanya di pertandingan ini (melawan Thailand). Kami memang memenangkan pertandingan, tapi sayangnya itu masih belum cukup. Setelah (mencetak) gol pertama, kami mulai merasa percaya diri dan yakin bisa lolos.

Tapi setelah kami kebobolan lewat penalti, semuanya menjadi lebih sulit untuk kami. Meskipun begitu, kami tetap mencoba dan berusaha semaksimal mungkin untuk bisa kembali mengejar defisit dua gol, tapi sayangnya kami tidak mampu memaksimalkan peluang dengan lebih baik. Pada akhirnya kami harus tersingkir di babak semifinal ini,” tandas kapten Singapura, Hariss Harun, seperti dilansir dari laman ASEAN United FC, Selasa (18/8/2026).

Hasil Belum Sesuai Penampilan

Pemain asal klub Lion City Sailors itu juga menyayangkan ketidakberuntungan timnya dalam dua laga menghadapi Thailand. Karena menurutnya, Singapura sejatinya sudah tampil cukup maksimal selama 2×90 menit melawan Seksan Ratree dan kawan-kawan. Namun sayang, hasil akhir masih belum berpihak kepada mereka.

“Saya pikir kami menjadi semakin kuat di sepanjang turnamen ini. Sejujurnya laga kandang melawan Indonesia dan Thailand berjalan sangat sulit untuk kami dalam berbagai aspek dan faktor. Tapi kami tetap berhasil melewatinya.

Memang di kompetisi semacam ini, detail kecil bisa sangat menentukan. Saya pikir kita bisa bersaing di turnamen ini, namun sayang sekali hasilnya belum berpihak kepada kami untuk saat ini. Penampilan kami (di turnamen Piala AFF) pada dasarnya sudah cukup baik, tapi masih banyak pekerjaan yang harus dituntaskan bersama tim,” tambah Hariss Harun.

Hariss dan rekan-rekannya pun berupaya untuk segera bangkit, dan siap menatap turnamen berikutnya. Apalagi dalam waktu dekat, Singapura akan kembali berjumpa dengan timnas Indonesia, dalam laga FIFA ASEAN Cup 2026, yang akan dilangsungkan di Jakarta dan Bandung, pada akhir September hingga awal Oktober mendatang. (*)

Share This Article
Avatar photo
Lulusan program studi Jurnalistik STMM Yogyakarta, Jurnalis mabur.co, Writing Is Journey Of My Life
Avatar photo
Pemimpin redaksi mabur.co
Tidak ada komentar