Mabur.co – Timnas Singapura harus puas mengakui keunggulan tim tamu Thailand dengan skor 1-3, dalam pertandingan Leg pertama babak semifinal Piala AFF 2026, yang berlangsung di Stadion Jalan Besar, Kallang, Singapura, Sabtu (15/8/2026).
Harapan Singapura untuk lolos ke final sejatinya belum benar-benar berakhir. Karena mereka masih berkesempatan membalas ketinggalan dua gol, saat gantian bertandang ke Stadin Raja Mangala, Bangkok, Thailand, pada Selasa (18/8/2026) mendatang.
Pelatih Singapura, Gavin Lee, mengaku sangat kecewa dengan hasil yang diperoleh timnya di Leg pertama semifinal ini. Selain tampil di hadapan pendukungnya sendiri, Singapura sejatinya lebih banyak menguasai permainan. Bahkan, penguasaan bola Ilhan Fandi dan kawan-kawan mencapai angka 73%.
Sayangnya, dominasi di penguasaan bola tidak diimbangi dengan efektivitas membangun serangan serta mencetak gol. Sementara Thailand yang kalah dalam penguasaan bola, justru tampil sangat efektif, dan sukses mencuri tiga gol krusial di kandang lawan,
“Saya sangat berterima kasih terhadap dukungan supporter yang terus bernyanyi untuk kami sapai saat ini. Sayangnya kami tidak mampu memberikan penampilan yang sesuai dengan ekspektasi mereka. Tapi untungnya masih ada Leg 2, tadi kami sudah berhasil memperkecil ketinggalan satu gol, jadi kami harus tetap melangkah maju, dan mempersiapkan laga kedua dengan sebaik mungkin,” ucap pelatih timnas Singapura, Gavin Lee, seperti dikutip dari laman ASEAN United FC, Sabtu (15/8/2026).
Perbaiki Kelemahan di Leg 2
Kegagalan skuad asuhan Gavin Lee mengantisipasi gelombang serangan balik dari Thailand menjadi satu pelajaran penting bagi timnya, untuk tidak lagi mengulangi kesalahan yang sama di Leg kedua, yang akan berlangsung pada Selasa minggu depan.
“Kami tidak mampu mengontrol permainan dengan baik, dan sering kecolongan dari serangan balik mereka (Thailand). Dan kami akan berusaha mengantisipasi hal itu untuk Leg kedua nanti,” tambah Gavin.
Setelah berhasil menyingkirkan timnas Indonesia di fase grup A beberapa waktu lalu, kini Gavin harus dihadapkan pada misi sulit, untuk bisa membalikkan defisit dua gol melawan sang raja Asia Tenggara, guna membawa negeri Singa melaju ke babak final, demi raihan gelar juara untuk yang kelima kalinya sepanjang sejarah. (*)
