Mabur.co – Pelatih timnas Singapura, Gavin Lee, menyadari betul bahwa timnya butuh mencetak gol sekaligus memenangkan pertandingan, untuk bisa menaklukkan Thailand di laga leg kedua semifinal Piala AFF 2026, yang akan berlangsung di Stadion Raja Mangala, Bangkok, Thailand, Selasa (18/8/2026) malam ini.
Meski demikian, ia tidak ingin anak-anak asuhnya gegabah dan bermain terburu-buru, hanya untuk mencetak gol cepat di pertandingan nanti. Karena menurutnya, kontrol permainan jauh lebih penting, ketimbang hanya berusaha mencetak gol cepat, tapi malah melupakan aspek-aspek krusial lainnya, terutama di lini pertahanan.
Apalagi Singapura juga saat ini tertinggal defisit dua gol dengan Thailand, imbas dari kekalahan 1-3 di leg pertama yang dilangsungkan pada akhir pekan lalu.
Jika Hariss Harun dan kawan-kawan terlalu fokus mengejar gol cepat dan melupakan pertahanan, Thailand bisa langsung menghukum mereka dengan serangan balik cepat, dan bahkan bisa menambah keunggulan agregat mereka, yang membuat posisi Singapura menjadi semakin sulit untuk bisa membalikkan keadaan.
“Kami sangat menyadari situasi serta skor dan hasil akhir yang kami butuhkan (untuk bisa lolos ke babak final). Namun, menurut saya akan sangat berbahaya jika kami hanya fokus mengejar hasil akhir (mengejar gol cepat di awal laga). Dalam sepak bola, situasi tidak selalu berjalan sesuai keinginan kita, dan jika hal itu terjadi, situasi selanjutnya justru akan lebih berbahaya bagi tim kami. Padahal sebenarnya, kami sangat mampu menghindari hal itu terjadi,” ungkap Gavin Lee, dalam sesi konferensi pers jelang laga leg kedua melawan Thailand, sebagaimana dilansir dari laman ASEAN United FC, Senin (17/8/2026).
Bermain Lebih Efektif

Alih-alih berusaha mengejar gol cepat, Gavin Lee lebih menginginkan anak-anak asuhnya untuk bermain lebih efektif. Seperti yang ditunjukkan Thailand di pertandingan leg pertama beberapa hari lalu.
Karena nyatanya, meskipun secara umum Singapura lebih banyak mendominasi permainan dan menguasai bola, namun efektivitas mereka justru kalah jauh dari tim lawan, yang lebih banyak mengandalkan serangan balik, dan sukses mencetak tiga gol ke gawang negeri Singa.
“Saya bukanlah orang yang terlalu terpaku pada statistik. Jadi meskipun banyak orang bilang kami lebih banyak menguasai bola (saat menghadapi Thailand di leg pertama), namun pada akhirnya kami tetap kalah, dan itu membuat kami mengalami kesulitan. Jadi, bermain efektif adalah kunci untuk bisa memenangkan laga kedua ini,” tambah Gavin Lee.
Untuk bisa melaju ke babak final Piala AFF 2026, Ilhan Fandi dan kawan-kawan butuh memenangkan pertandingan setidaknya dengan selisih dua gol, untuk bisa memaksakan laga ke babak extra time atau adu penalti.
Namun jika ingin lolos langsung ke partai puncak, Ilhan Fandi dan kawan-kawan butuh memenangkan pertandingan dengan selisih minimal tiga gol, untuk bisa menghindari babak tambahan, yang pastinya akan lebih banyak menguras stamina dan juga fisik para pemain. (*)
