Indonesia Tolak Tawaran Bantuan 7 Negara untuk Penanganan Gempa NTT

2 Min Read
Collapsed structure with a blue metal roof, rubble strewn across the ground and a satellite dish in the foreground
Sejumlah bangunan rusak akibat gempa dahsyat mengguncang NTT. (Foto: Instagram)

Mabur.co – Sedikitnya tujuh negara menyatakan dukungan dan kesiapannya dalam membantu Indonesia terkait penanganan gempa bumi dahsyat yang mengguncang Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) Sabtu lalu.

Tawaran bantuan itu datang dari sejumlah negara di antaranya dari Cina, Iran, Korea Selatan, Arab Saudi, Singapura, Amerika Serikat, hingga Uni Emirat Arab (UEA).

Bentuk dukungan bantuan yang disampaikan pun beragam, mulai dari bantuan medis, pemulihan infrastruktur hingga dukungan dalam proses tanggap darurat.

Dilansir berbagai sumber, Rabu (19/8/2026), Cina menawarkan bantuan untuk pemulihan infrastruktur dan kebutuhan medis darurat. Iran juga menyatakan siap memberikan bantuan dan suplai medis jika dibutuhkan.

Sementara Korea Selatan, Arab Saudi, Singapura, Amerika Serikat, dan UEA menyampaikan belasungkawa serta solidaritas kepada Indonesia dan masyarakat yang terdampak gempa.

Belum Menerima Bantuan Luar Negeri

Meski mendapat tawaran dari sejumlah negara, pemerintah Indonesia secara resmi menegaskan bahwa untuk sementara belum akan membuka opsi menerima bantuan luar negeri.

Hal tersebut disampaikan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi.  Ia mengatakan pemerintah masih mampu menangani kebutuhan korban maupun para pengungsi.

“Belum ya, nanti kita lihat. Karena berdasarkan laporan juga kami kebetulan juga setiap hari memonitor perkembangan di lapangan, semua masih bisa kita tangani,” ujarnya dilansir Kompas.

Pemerintah sendiri saat ini berupaya memprioritaskan penanganan korban, distribusi logistik, evakuasi, serta pendataan kerusakan. 

Pemerintah juga mulai menyiapkan pembangunan hunian sementara (huntara) dan hunian tetap (huntap) bagi warga yang kehilangan tempat tinggal.

Sementara itu hingga Selasa malam, sedikitnya 608 orang tercatat menjadi korban gempa 7,7 magnitudo di NTT. Rinciannya terdiri dari 70 orang meninggal dunia, 230 orang luka berat, dan 308 orang luka ringan.

Korban tersebar di enam wilayah NTT, yakni Manggarai Timur, Manggarai, Ngada, Nagekeo, Ende, dan Sikka.

Sebanyak tujuh korban dengan kondisi luka berat juga telah dievakuasi melalui jalur udara untuk mendapatkan penanganan medis.

Data tersebut masih bersifat sementara dan dapat berubah seiring proses pencarian, evakuasi, serta pendataan dampak gempa di lapangan.

TAGGED:
Share This Article
Avatar photo
Jurnalis lahir dan tinggal di Jogja
Avatar photo
Pemimpin redaksi mabur.co
Tidak ada komentar