Mabur.co – Ribuan warga tumpah ruah di kawasan pusat Kota Wates, Kulon Progo, Sabtu (22/8/2026). Mereka datang untuk menyaksikan Karnaval Semarak Merdeka 2026 dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Mengusung tema “Semarak Merdeka Berkembang Bersama”, karnaval menampilkan beragam potensi daerah. Mulai dari seni budaya, pendidikan, komunitas hingga kreativitas masyarakat lainnya.
Meriah
Meski digelar dalam kondisi efisiensi anggaran, suasana pesta rakyat ini tetap berlangsung meriah. Ribuan warga dari berbagai kalangan terlihat memadati sepanjang jalur karnaval untuk menyaksikan penampilan setiap kontingan.

Rute karnaval sendiri mencapai sekitar 5 kilometer, dimulai dari Taman Budaya Kulon Progo, lalu melalui kawasan alun-alun dan berakhir di Pasar Wates.
Kepala Dinas Pariwisata Kulon Progo, Sutarman, mengatakan karnaval tahun ini digelar lebih sederhana dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Jika sebelumnya kegiatan serupa digelar di masing-masing kapanewon, tahun ini seluruh rangkaian karnaval dipusatkan di tingkat kabupaten.

“Kegiatan karnaval ini jadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI Kabupaten Kulon Progo. Memang dilaksanakan lebih sederhana dari tahun biasanya. Jika biasanya di setiap kapanewon dilaksanakan karnaval, untuk tahun ini semuanya dipusatkan di tingkat kabupaten,” kata Sutarman.
18 Kontingen
Pada karnaval kemerdekaan tahun ini tercatat hanya ada sebanyak 18 kontingen mengikuti karnaval. Peserta berasal dari instansi sekolah, komunitas, sanggar seni, organisasi masyarakat hingga kelompok masyarakat umum.
Setiap kontingen mendapat kesempatan menampilkan atraksi di depan tribun kehormatan yang disaksikan jajaran pemerintah daerah dan tamu undangan.

Mereka nampak membawa berbagai atribut serta maskot yang disesuaikan dengan tema masing-masing. Ada yang membawa maskot ular naga, pohon pisang, patung kuda, hingga burung garuda.
Acara ini sendiri mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat. Sejak pagi, warga dari berbagai wilayah datang untuk menyaksikan parade sekaligus menikmati suasana pesta rakyat.

Salah seorang penonton, Septi, warga Temon, mengaku senang bisa menyaksikan hiburan rakyat berupa karnaval semacam ini. Ia mengaku sengaja datang bersama keluarga dan tetangga untuk mendapatkan hiburan murah.
“Bagus, sangat seru dan menghibur. Walaupun pesertanya tidak sebanyak tahun lalu. Mudah-mudahan bisa terus rutin diadakan setiap tahun. Tidak hanya di Kota Wates saja tapi di setiap kecamatan seperti tahun lalu,” katanya.
