Sebelum Viral Pernyataan Prabowo, Aryanto Misel Sudah Kembangkan Alat Pemadam Kebakaran dari Singkong 

3 Min Read
Man wearing glasses and a light striped shirt holds a red fire extinguisher labeled 'Fire Stop' during a demonstration in a room with draped curtains.
Aryanto Misel dengan alat pemadam api dari bahan singkong buatannya. (Foto: Instagram)

Mabur.co – Beberapa waktu terakhir masyarakat Indonesia dibuat ramai dengan adanya wacana pemanfaatan singkong dalam proses pemadaman kebakaran hutan dan lahan di sejumlah wilayah di Indonesia. 

Hal tersebut muncul usai Presiden Prabowo Subianto mendorong pemanfaatan bahan makanan yang banyak ditemukan di Indonesia itu guna membantu mengatasi karhutla di Kalimantan dan Sumatra.

Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) sendiri menyebut singkong memang memungkinkan digunakan sebagai material untuk membantu proses pemadaman kebakaran. Kajian serta pengembangan teknologi inovasi tersebut saat ini bahkan sedang dilakukan.

Inovasi Aryanto Misel

Namun tak banyak yang tahu, beberapa tahun silam, inovasi serupa pemanfaatan singkong sebagai bahan untuk membantu menangani kebakaran juga pernah dilakukan seorang pemuda asal Cirebon, Aryanto Misel.

Dikutip Detik, Jumat (28/8/2026), sekitar tahun 2010-an Misel mengembangkan alat pemadam api yang diberi nama Annaro Fire Stop dengan memanfaatkan kulit singkong.

Inovasi tersebut dibuat dalam beberapa bentuk, termasuk perangkat menyerupai alat pemadam api dan model berbentuk bola.

Gagasan inovasi tersebut berawal dari keinginan Misel membuat alat pemadam yang lebih ramah lingkungan. Ide tersebut muncul setelah ia melihat kebakaran di kawasan padat penduduk. 

Misel kemudian melakukan berbagai percobaan hingga menghasilkan alat pemadam berbahan kulit singkong. Ia menyebut bahwa kulit singkong mengandung potassium sitrat yang menurutnya dapat membantu memutus reaksi pembakaran.

Bahan tersebut kemudian diolah menjadi serbuk untuk digunakan dalam perangkat pemadam api.

Menjual Hak Paten ke Jepang

Aryanto sendiri mengklaim produk pemadam api buatannya telah dipasarkan. Pada 2022, ia bahkan mengklaim alat hasil inovasinya itu telah terjual hingga sekitar 6.000 unit dan menjual hak patennya ke Jepang.

Inovasi pemanfaatan kulit singkong sebagai bahan pemadam kebakaran sendiri bukan satu-satunya inovasi yang diklaim dibuat Aryanto Misel. Pasalnya ia juga kerap diberitakan sebagai pembuat inovasi lainnya hingga membuat heboh masyarakat Indonesia.

Di antara inovasi itu antara lain adalah Nikuba, alat yang diklaimnya dapat mengolah air untuk menjadi sumber energi kendaraan, biodiesel berbahan minyak jelantah, rompi anti-peluru berbahan sabut kelapa, beton ARMIX, alat bantu untuk kendaraan saat ban bocor, hingga teknologi Annaro Turbo Fan yang diklaim membantu meningkatkan efisiensi pembakaran kendaraan. 

Share This Article
Avatar photo
Jurnalis lahir dan tinggal di Jogja
Avatar photo
Pemimpin redaksi mabur.co
Tidak ada komentar