BRIN: Singkong Sangat Memungkinkan untuk Padamkan Karhutla  

2 Min Read
Person in a glove holds a cluster of large root tubers with soil, picked in a field.
Ilustrasi singkong. (Foto: Istimewa)

Mabur.co – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) tengah mengkaji pemanfaatan singkong sebagai alternatif teknologi untuk menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Kepala BRIN, Arif Satria, sendiri menyebut bahwa secara teori, singkong bisa dimanfaatkan untuk penanganan karhutla. 

Saat inj BRIN bahkan mengaku telah berkoordinasi dengan Polri untuk menyiapkan penerapan teknologi tersebut.

“BRIN sudah mengkaji. Artinya secara teoritik itu memang sangat memungkinkan dan BRIN sudah berkoordinasi dengan Polri dalam rangka untuk menyiapkan itu,” kata Arif di Kompleks Istana Kepresidenan, dilansir Antara, Jumat (28/8/2026). 

Menurut Arif, pihaknya kini masih menunggu perkembangan persiapan penerapan teknologi tersebut. Ia berharap hasil persiapan dapat segera diperoleh.

“Persiapan seperti apa ini kami juga sedang terus menunggu update. Mudah-mudahan dalam waktu dekat ini sudah ada hasilnya,” ujarnya.

Selain mengkaji teknologi berbahan singkong, BRIN juga berkoordinasi dengan Polri dan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) untuk penanganan karhutla melalui teknologi modifikasi cuaca.

BRIN mengklaim  telah menemukan sejumlah material yang dinilai lebih efisien untuk operasi modifikasi cuaca, antara lain jumakron dan natrium klorida (NaCl) berukuran 25 mikron.

Berawal dari Gagasan Presiden

Gagasan pemanfaatan singkong untuk pemadaman karhutla sendiri sebelumnya disampaikan Presiden Prabowo Subianto saat memimpin rapat penanganan karhutla di Palembang, Sumatra Selatan.

Prabowo menyebut “ubi bombing” sebagai salah satu alternatif untuk membantu memadamkan kebakaran hutan dan lahan dengan lebih cepat dan efektif.

Karena itu Presiden pun meminta inovasi berbahan baku ubi atau singkong tersebut segera dikembangkan dan diuji dalam skala lebih besar.

Pemerintah juga diminta menyiapkan kebutuhan anggaran agar proses riset, produksi, hingga pengujian efektivitas teknologi tersebut dapat dilakukan.

Kini, BRIN bersama pihak terkait tengah menyiapkan langkah lanjutan untuk menguji apakah teknologi berbahan singkong tersebut benar-benar dapat menjadi solusi dalam penanganan karhutla.

Share This Article
Avatar photo
Jurnalis lahir dan tinggal di Jogja
Avatar photo
Pemimpin redaksi mabur.co
Tidak ada komentar