Mabur.co – Aktivitas vulkanik sejumlah gunung api di Indonesia meningkat sejak sehari terakhir. Sepanjang Jumat kemarin 3 gunung api yakni Gunung Merapi, Gunung Lewotobi Laki-laki, dan Gunung Semeru bahkan sama-sama menunjukkan aktivitas erupsi.
Di Yogyakarta dan Jawa Tengah, Gunung Merapi mengalami awan panas guguran pada pukul 21.22 WIB. Badan Geologi Kementrian ESDM mencatat jarak luncurnya mencapai sekitar 2.000 meter ke arah barat daya, menuju alur Kali Sat/Putih.
Awan panas tersebut memiliki amplitudo maksimum 87,74 mm dengan durasi gempa 116,97 detik. Badan Geologi menghimbau masyarakat agar tidak melakukan aktivitas di zona bahaya, termasuk menjauhi alur sungai yang berhulu di Merapi.
Merapi sendiri hingga hingga saat ini masih berstatus Level III atau Siaga.
Sementara itu, di Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, Gunung Lewotobi Laki-laki juga tercatat mengalami erupsi pada pukul 07.35 WITA.
Erupsi berlangsung sekitar enam menit dan menghasilkan kolom abu setinggi sekitar 1.000 meter di atas puncak. Kolom abu berwarna kelabu dengan intensitas tebal bergerak ke arah barat daya dan barat.
Lewotobi Laki-laki juga masih berstatus Level III (Siaga). Masyarakat dan wisatawan dilarang beraktivitas dalam radius lima kilometer dari pusat erupsi.
Warga di sekitar gunung juga diminta menggunakan masker untuk mengantisipasi dampak abu vulkanik serta mewaspadai banjir lahar hujan ketika terjadi hujan deras.
Aktivitas vulkanik juga terjadi di Jawa Timur. Gunung Semeru erupsi pada pukul 09.06 WIB dengan kolom abu mencapai sekitar 700 meter di atas puncak.
Kolom abu berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal teramati bergerak ke arah tenggara dan selatan. Erupsi tersebut terekam seismograf dengan amplitudo maksimum 22 mm dan durasi 125 detik.
Badan Geologi mengingatkan masyarakat di sekitar ketiga gunung api tersebut untuk tidak panik, tetapi tetap meningkatkan kewaspadaan dan mengikuti informasi resmi dari petugas.
