Anggota DPD Bali Arya Wedakarna Hadiri Ajang LGBT Dunia, Bobon Santoso Pertanyakan Urgensi

3 Min Read
Man in traditional Indonesian attire receives a trophy on stage, flanked by contestants in glittering evening gowns at a Miss pageant event.
Sosok yang diduga Anggota DPD RI asal Bali, Arya Wedakarna, saat menghadiri ajang Miss Equality World 2026 di Bangkok, Thailand. (Foto: Instagram)

Mabur.co – Kehadiran anggota DPD RI asal Bali, Arya Wedakarna, dalam ajang Miss Equality World 2026 di Bangkok, Thailand, viral di media sosial. 

Pasalnya, acara itu merupakan sebuah ajang Lesbian, Gay, Biseksual, Transgender (LGBT) tingkat dunia yang dinilai tidak sesuai dengan nilai dan tradisi masyarakat Indonesia.

Terlebih Arya membawa nama lembaga tinggi di Indonesia sekaligus nama Bali. Akibatnya tak sedikit pengguna media sosial mempertanyakan konteks kehadiran Arya dalam acara tersebut. 

Sorotan Bobon Santoso

Salah satu sorotan tajam dilontarkan influencer sekaligus konten kreator terkenal Bobon Santoso. Unggahan Bobon ini pun viral hingga mendapat 6000 komentar dan dibagikan hingga 4000 kali.

Melalui unggahannya, Bobon mempertanyakan urgensi kehadiran Arya dalam ajang internasional tersebut. 

Ia menilai posisi sebagai anggota DPD RI merupakan amanah yang seharusnya digunakan untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat daerah.

“Pak Arya, jabatan adalah amanah, bukan tiket untuk hadir di setiap panggung,” tulis Bobon dalam unggahannya, seperti dikutip pada Rabu (2/9/2026).

Bobon kemudian mempertanyakan prioritas Arya sebagai wakil Bali di DPD RI. Menurutnya, Bali memiliki berbagai persoalan dan aspirasi masyarakat yang masih membutuhkan perhatian.

“Bali memiliki begitu banyak persoalan dan aspirasi masyarakat yang menunggu diperjuangkan,” tulis Bobon.

Dalam postingannya Bobon pun melontarkan pertanyaan mengenai prioritas Arya sebagai senator Bali.

“Pertanyaannya sederhana: atau jangan-jangan panggung internasional lebih menarik daripada persoalan di rumah sendiri?” tulisnya.

Sosok Berseragam Militer

Sorotan Bobon tidak berhenti pada kehadiran Arya. Ia juga mempertanyakan sosok berseragam militer yang terlihat berada di dekat Arya dalam sejumlah dokumentasi kegiatan di Bangkok.

Menurut Bobon, publik berhak mengetahui kapasitas sosok tersebut, termasuk apakah keberadaannya berkaitan dengan tugas pengamanan, pendampingan, atau penugasan resmi.

“Dan apa tugas prajurit TNI AL di sana? Ada surat perintah?” tulis Bobon.

Arya Sebut untuk Promosi Bali

Sementara itu, Arya dalam unggahan di akun Instagram pribadinya menjelaskan kehadirannya di Bangkok dalam konteks promosi pariwisata Bali.

Arya menyebut dirinya menerima penghargaan Star Light dari MS Organization. Ia juga menyebut kegiatan tersebut dihadiri perwakilan dari 15 negara serta diisi peluncuran video wisata Bali Barat di MGI Convention Center.

Miss Equality World 2026 sendiri berlangsung di Bangkok pada 22–30 Agustus 2026. Penyelenggara menyebut ajang tersebut sebagai platform internasional yang berfokus pada perempuan transgender, kesetaraan, keberagaman, dan isu kemanusiaan.

Share This Article
Avatar photo
Jurnalis lahir dan tinggal di Jogja
Avatar photo
Pemimpin redaksi mabur.co
Tidak ada komentar