Padamkan Karhutla di Kalteng, Penyanyi Sherina Munaf Ungkap Kesulitan Melawan Api

2 Min Read
Person wearing a mask and goggles/backpack-belt holding a red fire hose and spraying water through smoky, burnt brush area
Penyanyi Sherina Munaf turun ke lokasi Karhutla di Palangka Raya, Kalimantan Tengah. (Foto: Instagram Sherina Munaf)

Mabur.co – Penyanyi Sherina Munaf baru-baru ini membagikan pengalaman sulit yang ia alami saat mencoba memadamkan kebakaran hutan di Kalimantan Tengah (Kalteng).

Dalam kunjungannya yang dilakukan bersama Borneo Orang Utan Survival Foundation (BOSF), Sherina menyatakan bahwa medan yang dihadapi kali ini jauh lebih menantang dibandingkan dengan upaya pembasahan sebelumnya di Hiu Putih dan Taman Wisata Alam Galeget Tiawu.

Lewat akun media sosialnya, Sherina mengungkap sudah merasakan dampak karhutla sejak berada di dalam pesawat dari Jakarta menuju Palangka Raya.

“Jujur buat aku ini adalah terrain yang lebih challenging lagi, karena banyak batang kayu di atas gambut yang sangat panas,” katanya, dilansir akun instagramnya, Jumat (4/9/2026).

Api Susah Padam

Sherina mengatakan, jadi setiap kali melangkah ke depan, harus mendinginkan dulu karena masih sangat aktif baranya. Terus lebih panas lagi.

“Upaya pemadaman tak selalu berakhir setelah api terlihat sudah padam. Kondisi tersebut membuatnya benar-benar merasakan dan memahami betapa proses tersebut dapat menguras tenaga hingga mental para relawan.

Jadi ‘being here‘ aku merasakan sendiri betapa susahnya memadamkan api. Gambut itu sangat mudah terbakar. Kemudian yang kami padamkan nyala lagi. Kami ke kanan padamkan yang kanan, yang kiri nyala lagi,” katanya.

Menurut Sherina, beda sekali hari pertama dengan hari kedua. Hari kedua stamina turun.

“Enggak kebayang mereka yang harus berjam-jam di situ dan melihat tempat yang mereka cintai terbakar,” ujar Sherina.

Gerakan Penyadaran Masyarakat

Sherina pun berharap, pengalaman yang ia lihat dan rasakan langsung di lapangan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai kondisi kebakaran hutan di Kalimantan Tengah.

“Jadi lagi-lagi aku di sini bersama Powerful Voice dengan kacamataku sendiri dengan lensa perspektifku sendiri. Bisa membawa awareness ini, bisa membawa testimoni ini kepada teman-teman yang mungkin melihat dari layar ponsel, bahwa apa yang dilakukan para pejuang lapangan ini sangat melelahkan,” pungkasnya.


Share This Article
Teruslah Berbuat baik kepada siapapun karena hal baik itu, akan kembali padamu dengan berbagai cara
Avatar photo
Pemimpin redaksi mabur.co
Tidak ada komentar