Mabur.co – Indonesia dikenal memiliki beragam kuliner tradisional dengan nama unik. Salah satunya adalah ndas borok camilan khas Kota Temanggung, Jawa Tengah.
Nama ndas borok sendiri diambil dari bahasa Jawa sehingga terdengar unik. Dalam bahasa Jawa, ndas berarti kepala. Sementara kata borok merujuk pada kondisi luka di kepala.
zaman dahulu borok ini kerap dialami anak kecil akibat iritasi atau infeksi. Kulit kepala mengalami luka terbuka atau berair dan biasanya terasa gatal serta perih.
Menyerupai Borok
Lalu bagaimana bisa makanan ini diberi nama dengan kondisi penyakit yang mengerikan? Usut punya usut, ternyata nama ini diambil karena bentuk makanan ini yang dianggap menyerupai borok.
Meski namanya menyeramkan dan menjijikkan namun kuliner ndas borok justru memiliki rasa lezat, perpaduan manis dan gurih yang berasal dari singkong, kelapa parut, dan gula aren.
Dikutip dari berbagai sumber, Jumat (4/9/2026), ndas borok biasanya dibuat dalam bentuk bulat dengan spot-spot hitam kecoklatan di tengahnya. Camilan ini kerap disajikan memakai wadah anyaman bambu berbentuk bulat.
Bagi masyarakat Temanggung, kuliner ndas borok tak bisa dilepaskan dari aktivitas sehari-hari. Kuliner ini kerap dibawa sebagai bekal pergi ke ladang atau naik gunung sebagai sumber energi.
Tak hanya itu, ndas borok juga dikenal dengan sebuah mitos di lereng Gunung Sumbing. Ada kepercayaan masyarakat setempat terkait larangan membawa nasi sebagai bekal naik gunung karena dipercaya membuat pendaki lebih cepat merasa lapar.
Sebagai gantinya, masyarakat pun kerap membawa bekal berupa singkong, kelapa parut, dan gula aren. Akhirnya ketiga bahan itulah yang kemudian diolah menjadi ndas borok.
Proses Pembuatan
Untuk membuat ndas borok tidaklah sulit. Pertama parut singkong dan kelapa kemudian dicampur hingga merata. Gula aren yang telah disisir tipis kemudian ditambahkan sebagai pemanis.
Adonan tersebut kemudian diletakkan di atas daun pisang dan dikukus selama sekitar 20 hingga 30 menit.
Setelah matang, tempatkan dalam wadah berbentuk bulat yang dibuat dari anyaman bambu. Bentuk ini menjadi bagian dari identitas kuliner ndas borok karena dianggap menggambarkan bentuk kepala.
Meski namanya terkesan ekstrem, ndas borok justru menawarkan rasa yang sederhana. Perpaduan singkong, kelapa, dan gula aren menghasilkan cita rasa manis sekaligus gurih.
Kandungan bahan-bahannya seperti singkong dan gula aren juga dikenal memiliki karbohidrat tinggi yang dapat diolah tubuh menjadi glukosa sehingga mampu menambah energi.
