Viral, Simbang Kulon Night Carnival di Pekalongan Tampilkan Pertunjukan Berbau Okultisme

3 Min Read
Costumed performer in a large yellow dragon-like suit with horns, holding a staff and a banner on a stage with cheering crowd.
Penampilan peserta dalam Simbang Kulon Night Carnival 2026 di Pekalongan yang dianggap berbau okultisme. (Foto: Instagram)

Mabur.co – Simbang Kulon Night Carnival (SKNC) 2026 di Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, viral dan menjadi sorotan di media sosial usai sejumlah peserta menampilkan pertunjukan tak biasa yang dinilai berbau okultisme. 

Dalam berbagai video yang beredar luas di media sosial, sejumlah peserta nampak mengenakan berbagai kostum dengan ornamen dan jubah tertutup. Serta melakukan adegan penyembelihan kambing di tengah pertunjukan. 

Dianggap Menyerupai Ritual Setan

Penyembelihan kambing itu dilakukan di atas altar yang dikelilingi lilin serta gambar pentagram terbalik, kepala kambing, lingkaran konsentris dan sejumlah simbol lainnya yang dianggap menyerupai sebuah ritual setan.

Tak sedikit warganet mempertanyakan dan mengecam pertunjukan tersebut yang dinilai tidak sesuai budaya lokal masyarakat. Terlebih SKNC merupakan salah satu rangkaian kegiatan budaya bernapas Islam yang digelar Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Simbang Kulon.

Pelaksanaan SKNC 2026 ini semakin menjadi sorotan publik setelah adanya salah satu peserta yakni Ahmad Faiz (40), warga Simbang Kulon yang diketahui meninggal dunia pasca-pelaksanaan karnaval.

A white coffin-like prop on a glowing circular emblem on the floor, surrounded by performers in white robes amid a night crowd.
Salah satu penampilan peserta dalam Simbang Kulon Night Carnival 2026 di Pekalongan. (Foto: Instagram)

Sejumlah sumber menyebut, Ahmad meninggal karena terlalu kelelahan setelah melakukan kegiatan karnaval. Meski begitu tak sedikit warganet berspekulasi dan mengaitkan meninggalnya Ahmad dengan pertunjukan tak biasa penyembelihan kambing dan nuansa menyeramkan dalam pertunjukan.

Terlepas dari kontroversi tersebut, Simbang Kulon Night Carnival sendiri berlangsung meriah dengan menampilkan beragam kreasi warga, mulai dari ogoh-ogoh, tarian, marching band, sound horeg hingga sepeda hias.

Dilansir dari berbagai sumber, Minggu (13/9/2026), agenda budaya yang digelar sebagai bagian dari rangkaian khitanan massal ke-61 Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Simbang Kulon ini diikuti sebanyak 25 tim kreasi dan 122 peserta khitan massal dari berbagai daerah.

Aneka Atraksi

Puluhan kelompok nampak menampilkan atraksi dengan kreativitas masing-masing di sepanjang jalur karnaval yang dipadati ribuan warga.

Tak sedikit dari mereka bahkan rela mengeluarkan biaya hingga puluhan juta rupiah untuk bisa tampil maksimal.

Selain menjadi ajang lomba kreativitas, karnaval kesenian dan parade budaya ini juga menjadi ajang hiburan bagi masyarakat di Simbang Kulon. 

Event  ini pun mendapat dukungan dari Pemerintah setempat khususnya Pemkab Pekalongan yang berharap kegiatan ini bisa digelar rutin sebagai daya tarik wisata dan budaya di Pekalongan. Yakni dengan penataan dan pengamanan yang semakin baik.

Share This Article
Avatar photo
Jurnalis lahir dan tinggal di Jogja
Avatar photo
Pemimpin redaksi mabur.co
Tidak ada komentar