Mabur.co – Ternyata tak hanya di Indonesia saja terdapat kuliner ekstrem berbahan hewan tak lazim seperti ulat atau serangga yang dikonsumsi manusia.
Di Italia, tepatnya di Pulau Sardinia, juga terdapat kuliner ekstrem yang tak biasa. Namanya casu marzu, keju tradisional berbahan susu domba yang dibuat dengan belatung.
Hanya saja jika kuliner ekstrem di Indonesia umumnya dijual dengan harga relatif murah, casu marzu khas Sardinia Italia bisa dijual seharga Rp1,3 juta per pon.
Dilansir Britanica, Senin (21/9/2026), casu marzu merupakan keju yang hanya bisa ditemui di Sardinia. Keju ini juga dikenal dengan nama keju busuk karena memiliki belatung di dalamnya.
Belatung Bantu Proses Fermentasi
Belatung atau larva lalat itu sengaja dimasukkan ke dalam keju untuk membantu proses fermentasi sehingga akan dihasilkan keju dengan kualitas tertentu.
Proses pembuatan casu marzu biasanya dilakukan dengan cara melubangi kulit keju agar lalat dapat masuk dan bertelur di dalamnya. Telur kemudian menetas menjadi larva yang membantu menguraikan lemak dan protein pada keju.
Proses tersebut membuat tekstur casu marzu berubah menjadi sangat lembut. Fermentasinya bahkan berkembang hingga tahap yang oleh sebagian orang digambarkan menyerupai proses pembusukan.
Ketika siap disantap, bagian dalam keju memiliki tekstur lunak dengan cita rasa yang tajam. Ciri paling menyolok casu marzu adalah keberadaan larva atau belatung berwarna transparan yang masih hidup dengan panjang sekitar 8 milimeter.
Secara tradisional, casu marzu disantap bersama pane carasau, roti tipis khas Sardinia, serta anggur cannonau.
Nama casu marzu sendiri secara harfiah berarti “keju busuk”. Meski dianggap sebagai bagian dari warisan kuliner Sardinia, keju ini dianggap berbahaya untuk dikonsumsi sehingga banyak dilarang berbagai negara.
Tidak Boleh Diperjualbelikan
Bahkan di Italia sendiri, casu marzu tidak boleh diperjualbelikan sehingga hanya bisa ditemui di tempat asal pembuatannya, yakni di Sardinia, sebagai makanan tradisional pulau di sisi timur Roma.
Di Sardinia inilah, tradisi pembuatan casu marzu masih dipertahankan. Proses produksinya dilakukan secara terbatas oleh sejumlah penggembala di sana.
Bagi masyarakat Sardinia, casu marzu bukan sekadar makanan unik. Keju ini telah menjadi bagian dari tradisi kuliner yang diwariskan selama berabad-abad.
Karena itu, keberadaannya tetap dipertahankan meski banyak pihak melarang untuk mengonsumsi atau memperjualbelikan.
