Harapan Warga di Malioboro, Aksi Demonstrasi Tak Ganggu Perekonomian Pelaku Usaha

2 Min Read
Penarik andong di Malioboro, Rudiyana. (Foto: Setiaky A Kusuma)

Mabur.co – Sebanyak 1.560 mahasiswa terdata turun ke jalan. Mereka tergabung dalam Aliansi Jogja Memanggil dengan menggelar demonstrasi di Kantor DPRD DIY, Kantor Gubernur DIY di Jalan Malioboro dan Titik Nol Kilometer Yogyakarta, Rabu (28/10/2026).

Aksi yang bertepatan dengan momentum Sumpah Pemuda ini mengusung belasan tuntutan terkait isu keadilan sosial.

Sejumlah Tuntutan

Aliansi Jogja Memanggil membawa sejumlah tuntutan, antara lain penetapan kebakaran hutan sebagai bencana nasional, jaminan pekerjaan layak, kenaikan upah buruh, penghentian kriminalisasi rakyat, serta penghentian perampasan tanah dan eksploitasi alam.

Sementara itu, warga seputaran Malioboro menyesalkan dan prihatin atas aksi demo di kawasan Malioboro yang mengganggu kebangkitan perekonomian di kawasan Malioboro.

Wisatawan Sensitif Terkait Persepsi Keamanan

Penarik Andong, Rudiyana, menolak aksi demo jika berbuat anarkis. Karena persepsi keamanan jelas akan memengaruhi niat wisatawan untuk berkunjung ke suatu destinasi. Wisatawan akan lebih sensitif terhadap persepsi keamanan ini.

“Saya ingin agar demonstrasi berlangsung kondusif sehingga wisman tidak membatalkan rencana kunjungan ke DIY,” ujarnya, Rabu (28/10/2026).

Rudiyana mengatakan, jika kondisi ini berlangsung lama dampaknya akan sangat buruk. Perekonomian yang sangat didukung sektor pariwisata juga akan terdampak.

“Banyak elemen masyarakat akan terdampak, tidak cuma yang langsung berhubungan dengan pariwisata,” katanya.

Jangan Anarki

Rudiyana mengimbau jaga aspirasi dan tidak berbuat anarki. 

“Mengingat di Jalan Malioboro ada perekonomian yang bergulir dari tingkat bawah sampai menengah. Jadi seandainya terjadi anarki bisa mengganggu perekonomian dan bisa menghambat orang mencari rezeki,” ujarnya.

Share This Article
Teruslah Berbuat baik kepada siapapun karena hal baik itu, akan kembali padamu dengan berbagai cara
Avatar photo
Pemimpin redaksi mabur.co
Tidak ada komentar