Mabur.co– Deklarasi Sumpah Pemuda Mahasiswa Indonesia 2026 yang digelar Polda Metro Jaya di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, pada Kamis (29/10/2026), menjadi polemik publik. Kegiatan yang dihadiri oleh Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni Raffi Ahmad serta selebgram Willie Salim itu menuai kecaman hebat setelah terungkap bahwa sejumlah peserta yang dihadirkan di lokasi merupakan “mahasiswa sewaan” yang dibayar untuk mengenakan jas almamater perguruan tinggi.
Kedua pesohor itupun akhirnya terkesan memilih “cuci tangan” soal keterkaitan mereka di acara tersebut. Terbaru, sama seperti Willie Salim, Raffi Ahmad mengaku, kehadirannya di acara tersebut murni karena undangan. Melalui pernyataan resminya di media sosial, Raffi membantah terlibat dalam pengerahan massa maupun penyusunan teknis acara yang memicu kemarahan publik tersebut.
Klarifikasi tersebut disampaikan Raffi melalui unggahan di akun Instagram resmi Utusan Khusus Presiden @ukp_mudaseni_raffiahmad dan akun pribadinya @raffinagita1717. Dalam unggahan itu, Raffi menegaskan bahwa dirinya hanya hadir sebagai undangan. Bahkan, informasi mengenai acara tersebut baru diterimanya pada malam sebelum kegiatan digelar.
“Assalamualaikum Wr Wb, Selamat malam, izinkan saya untuk meluruskan informasi yang sedang berkembang di media sosial saat ini. Saya hadir dalam kegiatan deklarasi Sumpah Pemuda kemarin sebagai undangan yang informasinya baru saya terima pada malam sebelum acara,” tulis Raffi, dikutip Sabtu (31/10/2026).
Dia juga menegaskan tidak terlibat dalam perencanaan maupun penyusunan acara. Raffi mengaku tidak mengetahui secara detail susunan kegiatan maupun pihak-pihak yang hadir, termasuk sejumlah orang yang disebut-sebut sebagai mahasiswa. “Saya tidak terlibat dalam perencanaan maupun penyusunan acara, serta tidak mengetahui detail susunan acara dan pihak-pihak yang hadir,” ujarnya.
