Pemain Bintang Merapat ke Super League, Liga Bagus? Tak Punya Klub Lain?

Mabur.co – Satu lagi pemain naturalisasi Indonesia merapat ke BRI Super League, yakni Ivar Jenner. Gelandang berusia 22 tahun yang sebelumnya bermain untuk FC Utrecht U-21 ini resmi merapat ke Dewa United di jendela transfer musim dingin ini, dengan durasi kontrak hingga akhir musim.

Kehadiran Ivar Jenner di kasta tertinggi sepak bola Indonesia sudah jelas mengundang reaksi beragam dari publik.

Ada yang menyayangkan dirinya merumput di liga Indonesia yang dianggap belum setara dengan liga-liga Eropa.

Ada juga yang mendukung apa pun keputusan Ivar demi karier profesionalnya, karena ujung-ujungnya ia telah menjadi bagian dari tim nasional Indonesia. Sah-sah saja jika ia memutuskan untuk hijrah ke “negaranya” sendiri.

Ivar pun menyusul pemain-pemain bintang naturalisasi lainnya yang telah lebih dulu bergabung ke BRI Super League atau Liga Indonesia pada jendela transfer musim dingin ini.

Seperti Shayne Pattinama dan Mauro Zijstra (Persija Jakarta), Dion Markx (Persib Bandung), serta mantan bintang PSG yang pernah menjadi rekan setim Neymar, Mbappe, dan Lionel Messi, yakni Layvin Kurzawa asal Prancis (Persib Bandung).

Keberadaan mereka tentunya akan menambah warna tersendiri di kancah persepak-bolaan Indonesia, yang selama ini dianggap kurang mentereng.

Apalagi jika dibandingkan dengan liga-liga besar dunia macam Liga Inggris, Spanyol, Italia, dan seterusnya.

Tidak Ada Pilihan Lain (Untuk Saat Ini)

Bisa dibilang, tidak pernah ada pemain-pemain kelahiran Eropa yang bermimpi menjadi pemain di Liga Indonesia seperti nama-nama di atas.

Namun, jalan masing-masing orang selalu berbeda-beda. Ada yang mulus dan meraih popularitas di liga-liga top Eropa, ada pula yang harus berjibaku menyelamatkan kariernya dengan bermain di liga-liga yang kualitasnya jauh di bawah, termasuk bermain di BRI Super League.

Ya, bermain di BRI Super League boleh jadi merupakan pilihan kesekian dari karier para pemain tersebut. Sehingga ketika tidak ada kesempatan bermain di klub maupun liga yang lebih baik, pilihan selanjutnya pun jatuh ke Indonesia.

Apalagi untuk urusan gaji, Liga Indonesia sebenarnya tidaklah jelek-jelek amat. Belum lagi dengan popularitas yang akan didapat, membuat tawaran kerja sama atau endorsement juga pasti ikut mengalir.

Siapa tahu, suatu hari nanti Liga Indonesia juga bisa mendatangkan mega bintang sekelas Cristiano Ronaldo, Lionel Messi, atau juga Neymar, sebelum benar-benar pensiun dari lapangan hijau?

Biar bisa naik level jadi liga terbaik di dunia, sekaligus menyaingi Arab Saudi. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *