Tradisi ‘Mlaku Mbungkuk’, Sopan Santun yang Pudar di Era Gen Z

2 Min Read
Man wearing a face mask sits on steps and talks with students in uniform outside a building.
Dalam adat Jawa, ada sebutan mlaku mbungkuk, yaitu kebiasaan orang Jawa yang tujuannya menghormati orang yang lebih tua. Misalnya, kalau lewat di depan orang tua, menunduk atau jongkok. (Ilustrasi Foto: Istimewa)

Mabur.co – Di banyak budaya di Indonesia, posisi tubuh punya makna sosial. Jongkok atau menunduk bisa diartikan bentuk merendahkan diri di depan orang yang lebih tua atau punya kedudukan lebih tinggi.

Di zaman dulu, saat struktur masyarakat masih sangat hierarkis, gestur seperti jongkok atau menunduk jadi bahasa tubuh universal buat menunjukkan rasa hormat, bahkan sebelum kata ‘permisi’ populer.

Tradisi jalan jongkok ini memang paling kental di budaya orang Jawa dan Sunda, terutama dalam konteks keluarga dan masyarakat tradisional. 

Menghormati Orang yang Lebih Tua

Dilansir dari berbagai sumber, Selasa (15/9/2026), dalam adat Jawa, ada sebutan mlaku mbungkuk yaitu kebiasaan orang Jawa yang tujuannya menghormati orang yang lebih tua.

Misalnya, kalau lewat depan orang tua, menunduk atau jongkok. Atau kalau bicara, suara direndahkan, posisi tubuh tidak boleh lebih tinggi dari orang yang dihormati.

Masyarakat Indonesia memang dikenal memiliki sopan santun yang sangat baik. Hal ini karena masyarakat percaya bahwa sopan santun merupakan salah satu unsur penting yang wajib ada di dalam kehidupan bersosialisasi sehari-hari. Sebab dengan sifat sopan santunlah seseorang akan dapat dihargai dan disegani di manapun dia berada.

Posisi mlaku mbungkuk sendiri berupa membungkukkan badan ke bawah dengan meletakkan satu tangan di belakang di atas pinggang. Kemudian tangan yang satunya diluruskan ke bawah agak ke depan.

Namun ketika berjalan ada juga kata yang harus disebutkan, yakni  “nyuwun sewu, nderek langkung”. Selain itu ketika berjalan harus dengen pelan-pelan tidak boleh terburu-buru, apalagi sampai berlari.

Tak Lagi Tampak di Era Gen Z

Akan tetapi sayangnya hal seperti ini tampaknya mulai ditinggalkan pada zaman sekarang, anak muda Gen Z terkadang menganggap hal ini tidak perlu lagi dilakukan.

Bahkan tak bisa dipungkiri sering kali bisa dilihat anak muda yang berjalan tanpa ada perasaan apa pun di depan orang yang lebih tua. 

Salah satu penyebab dari mulai pudarnya mlaku mbungkuk adalah masuknya berbagai macam tradisi dari luar. ***

Share This Article
Teruslah Berbuat baik kepada siapapun karena hal baik itu, akan kembali padamu dengan berbagai cara
Avatar photo
Pemimpin redaksi mabur.co
Tidak ada komentar