Makan Berat Dulu atau Buah Dulu, Mana yang Benar? - Mabur.co

Makan Berat Dulu atau Buah Dulu, Mana yang Benar?

Mabur.co – Selama ini orang kerap mengonsumsi makanan berat (nasi + lauk pauk) serta buah sebagai asupan nutrisi dalam kehidupan sehari-hari.

Namun, masih banyak perdebatan yang berkembang di kalangan masyarakat, manakah yang sebaiknya didahulukan untuk dikonsumsi terlebih dahulu? Apakah makan berat dulu lalu makan buah, atau sebaliknya?

Ada sebagian pihak yang menyarankan agar makan berat lebih didahulukan ketimbang buah, namun ada pula pihak-pihak lainnya yang mengatakan bahwa makan buah terlebih dahulu akan berdampak lebih baik bagi kesehatan, dan seterusnya.

Lalu manakah dari kedua argumen itu yang lebih pantas dipercaya, dan patut diterapkan dalam kehidupan sehari-hari?

Sebenarnya kedua pola di atas (makan berat atau buah terlebih dahulu) sama baiknya. Keduanya bisa disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing individu, yang juga ditentukan oleh faktor usia, kesehatan, serta preferensi personal.

Dilansir dari laman Halodoc, Kamis (21/5/2026), berikut adalah penjelasan selengkapnya mengenai mitos yang satu ini.

1. Makan Buah Dulu (Sebelum Makan Berat)

Makan buah dulu cocok bagi Anda yang sedang melakukan diet atau mengatur berat badan.

Keuntungan: Serat buah membantu perut kenyang lebih awal, sehingga porsi makan berat bisa berkurang secara alami. Penyerapan nutrisi dari buah juga lebih maksimal dalam kondisi perut kosong.

Catatan Penting: Bagi Anda yang memiliki asam lambung (maag atau GERD), hindari buah yang sangat asam saat perut kosong, agar tidak memicu nyeri.

2. Makan Berat Dulu (Sebelum Makan Buah)

Keuntungan: Membantu memperlancar pencernaan dan mencegah makan secara berlebihan.

Catatan Penting: Sebaiknya beri jeda atau istirahat sekitar 30 menit hingga 1 jam setelah makan besar/berat sebelum mengonsumsi buah, agar perut tidak terasa begah.

***

Secara umum, mana yang didahulukan tidak ada masalah. Itu hanya mitos yang berkembang di kalangan masyarakat, kemudian disebarluaskan hingga dianggap sebagai pedoman baku.

Yang jelas, keduanya sama-sama menyehatkan, asal dikonsumsi sesuai porsinya masing-masing, alias tidak berlebihan, baik makanan berat maupun buah-buahan. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *