Tifa Setia Iringi Aneka Tari Tradisional Papua

2 Min Read
Group of dancers in red loincloths and body paint performing with drums on a city street during a parade.
Masyarakat Papua memainkan alat musik Tifa di pinggir jalan raya, salah satu cara efektif untuk memperkenalkan budaya Papua kepada masyarakat umum. (Foto: RRI)

Mabur.co – Papua dikenal memiliki beberapa lagu tradisional yang cukup khas, sebut saja Sajojo, Yamko Rambe Yamko, Apuse, E Mambo Simbo, dan masih banyak lagi.

Dengan ciri khas lirik dan musiknya yang mencerminkan kecintaan pada alam, semangat gotong royong, dan nilai kepahlawanan, maka pengiring lagu-lagu seperti di atas tidak bisa dimainkan dengan alat musik biasa, melainkan hanya bisa dimainkan dengan alat musik yang juga khas dari Papua itu sendiri.

Ada pun salah satu alat musik yang bisa memainkan lagu-lagu tradisional khas Papua adalah “Tifa”.

Dilansir dari laman Indonesia Kaya, Rabu (17/6/2026), Tifa adalah alat musik tradisional khas Papua dan Maluku, yang memiliki bentuk seperti tabung dan menyerupai kendang.

Alat ini terbuat dari batang kayu, yang dilubangi atau dikosongkan pada bagian tengah dengan menggunakan bekas kulit hewan seperti Rusa atau Biawak, untuk membentuk rongga resonansi, yang berfungsi memperkuat getaran suara yang dihasilkan.

Saat membran kulit hewan tersebut dipukul dengan tangan, sehingga suara yang keluar menjadi lebih keras, nyaring, dan berkarakter.

Salah satu keunikan khas dari Tifa terletak pada pegangan atau ukiran di salah satu sisinya, yang melambangkan identitas kepemilikan dari marga tertentu, status sosial pemiliknya di dalam suku tertentu di Papua, serta bentuk penghormatan terhadap alam sekitar.

Kaya Filosofi

Pada dasarnya, Tifa memiliki fungsi umum yang sama seperti alat musik pada umumnya, yakni sebagai pengiring suatu lagu, dalam hal ini lagu tradisional khas Papua seperti yang telah disebutkan di atas.

Hanya saja, Tifa tidak serta-merta hanya berfungsi sebagai alat musik pengiring saja.

Alat musik yang satu ini dianggap sebagai simbol identitas dan kebanggaan masyarakat Papua. Permainan dari setiap bunyi yang dihasilkan Tifa juga mewakili nilai kehidupan, kebersamaan, dan penghormatan kepada para leluhur.

Dengan memainkan Tifa di setiap perayaan atau upacara adat, itu artinya masyarakat setempat sedang melestarikan simbol identitas budaya Papua, sekaligus ikut memperkenalkannya kepada daerah lain, atau bahkan ke seluruh penjuru dunia, baik melalui siaran televisi, media sosial, dan seterusnya. (*)

Share This Article
Avatar photo
Lulusan program studi Jurnalistik STMM Yogyakarta, Jurnalis mabur.co, Writing Is Journey Of My Life
Avatar photo
Pemimpin redaksi mabur.co
Leave a Comment