Menteri Kebudayaan Apresiasi Pameran Wastra Nusantara Mahakarya Ivan Gunawan

2 Min Read
Group of people in batik clothing admiring an art installation in a gallery, bright white walls behind them.
Perancang busana Ivan Gunawan (kiri) dan Menbud Fadli Zon (kanan) dalam pembukaan pameran wastra Nusantara karya Ivan Gunawan. Foto: Kemenkebud

Mabur.co — Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, membuka pameran instalasi mode dan perjalanan visual eksklusif yang menampilkan dan merayakan keindahan koleksi terbaru wastra Nusantara mahakarya Ivan Gunawan bertajuk “NUSANOVA 2.0 SEKAR JAGAT”.

Dalam rilis yang diterima mabur.co, Selasa (4/8/2026), Menbud menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan pameran wastra yang dapat menjadi elemen untuk mempromosikan budaya fesyen ke panggung internasional.

Memasuki edisi keduanya, NUSANOVA 2.0 menghadirkan Fashion Installation “SEKAR JAGAT”, sebuah pengalaman kuratorial yang berlangsung pada 3–7 Agustus 2026 di D Gallerie, Jakarta.

Lebih dari sekadar peluncuran koleksi, NUSANOVA 2.0 mengajak publik menikmati fesyen sebagai sebuah karya seni melalui ruang pamer yang imersif, di mana setiap koleksi, proses kreatif, hingga perjalanan lahirnya sebuah busana dapat diapresiasi secara lebih mendalam.

Inspirasi Batik Khas Pamekasan

Wastra yang dipamerkan merupakan inspirasi dari Batik Sekar Jagat, khas Pamekasan, Madura. Koleksi ini mengeksplorasi karakter batik Madura yang dikenal berani, kaya warna, dan memiliki identitas visual yang kuat.

Di tangan Ivan Gunawan, batik tidak lagi diposisikan sebatas busana formal, melainkan bertransformasi menjadi karya mode dengan siluet yang tegas, feminin, modern, bahkan berkarakter edgy hingga layak hadir di panggung red carpet.

Wastra Nusantara Jadi Ekosistem Industri Budaya

Menteri Kebudayaan menegaskan bahwa batik atau wastra Nusantara telah menjadi ekosistem yang sudah tumbuh menjadi ekonomi budaya, bahkan menjadi industri budaya.

“Budaya berada di hulu, lalu ekonomi kreatif, pariwisata, dan lain-lain berada di hilir. Kita juga perlu untuk melakukan hilirisasi budaya kita, salah satunya adalah melalui tangan-tangan para fashion designer kita. Para fashion designer bisa membawa wastra kita, termasuk batik, di tengah-tengah peradaban dunia,” ungkap Menbud.

Menteri Kebudayaan mengapresiasi setinggi-tingginya peran Ivan Gunawan karena menghargai para perajin, pelaku budaya, khususnya pembatik, dan juga komunitas yang berperan dalam industri batik.

“Kita masih butuh banyak desainer-desainer yang mencintai budaya kita dan mudah-mudahan apa yang dilakukan oleh Mas Ivan Gunawan ini juga banyak dilakukan oleh teman-teman desainer lain,” pungkas Menbud.

Share This Article
Avatar photo
Pemimpin redaksi mabur.co
Tidak ada komentar