Mabur.co – Masyarakat saat ini mulai terbuka untuk datang ke psikolog terkait menjaga kesehatan mental.
Dalam kehidupan sehari-hari, psikolog Irfan Aulia mengatakan, bahwa dirinya beberapa kali bertemu dengan klien yang datang dengan membawa kasus soal ekonomi.
Ia bahkan menyebut bahwa faktor ekonomi adalah permasalahan berat yang bisa memberi pengaruh pada keluarga.
“Paling kelihatan itu ekonomi, saya banyaknya konseling keluarga, yang paling kelihatan itu ekonomi. Berat ekonomi itu,” ucap Irfan Aulia dalam video podcast yang diunggah di kanal YouTube Forum Keadilan TV pada Senin, 5 Januari 2026.
Irfan menuturkan, banyak sekali rumah tangga itu goyang karena faktor ekonomi, bahwa kasus yang sering dihadapi bermula dari masalah komunikasi dan merembet pada persoalan ekonomi.
“Banyak sekali keluhan hilirnya itu di ekonomi, hulunya di komunikasi antar-mereka (pasangan). Tapi, yang bikin itu kena crash karena faktor ekonomi,” paparnya.
Beberapa hal berkaitan yang ia contohkan seperti pemutusan hubungan kerja (PHK) hingga kebutuhan sehari-hari.
“Misalnya dipecat, PHK, terus kemudian rumah mahal, kontrakan. Ya, faktor ekonomi,” imbuhnya.
Permasalahan ekonomi, menurut Irfan juga memberikan tekanan kepada masyarakat. Kita kerja susah, orang bilang angka ekonomi naik tapi realitanya kanan-kiri orang dipecatin.
“Sektor informal kita paling banyak, okelah sektor informal itu membantu, tapi kan nggak ada penggeraknya,” tuturnya.



