Mabur.co – Kegagalan timnas Indonesia di Piala AFF 2026 sejatinya tidak terlalu disesali oleh banyak pihak. Mengingat turnamen ini bukan termasuk dalam kalender resmi FIFA, gengsinya pun sangat jauh dengan event akbar seperti Piala Dunia dan seterusnya.
Apalagi dalam waktu dekat, Indonesia juga akan berpartisipasi dalam turnamen baru bentukan FIFA di regional Asia Tenggara, yakni FIFA ASEAN Cup 2026, yang akan dilangsungkan pada akhir September hingga awal Oktober mendatang. Indonesia juga telah resmi dipilih sebagai tuan rumah untuk ajang yang satu ini.
Di turnamen baru tersebut, Indonesia berpeluang menurunkan seluruh skuad terbaiknya, termasuk pemain-pemain diaspora atau naturalisasi yang bermain di kompetisi Eropa. Lantaran turnamen ini berlangsung di bawah naungan FIFA, atau masuk dalam kalender resmi FIFA (FIFA Matchday).
Dengan kesempatan menurunkan skuad terbaik sekaligus bertindak sebagai tuan rumah, Indonesia lantas difavoritkan banyak pihak dapat meraih juara di turnamen ini.
Namun bagi pengamat sepak bola nasional, Haris Pardede, atau yang biasa disapa Bung Harpa, gelar juara di FIFA ASEAN tidak serta merta menghapuskan kekecewaan publik terhadap kegagalan di AFF lalu, sekalipun turnamen itu tidak termasuk dalam FIFA Matchday, dan seterusnya.
Bagi Bung Harpa, turnamen FIFA ASEAN sejatinya hanyalah pertandingan persahabatan biasa, yang kemudian dikemas dalam bentuk turnamen kecil-kecilan, guna menambah gengsi pertandingan itu jadi lebih menarik untuk disaksikan. Ketimbang hanya laga persahabatan biasa, yang tidak memperebutkan apa pun.
“Enggak banggalah (jika Indonesia juara di FIFA ASEAN), itu sama kayak lu ngalahin semut pakai badak itu. Itu kan aslinya friendly match. Hanya digimik-gimikin (dengan membuat turnamen) aja tuh sama FIFA,” ucap Bung Harpa, seperti dilansir dari kanal YouTube Peluit Akhir, beberapa waktu lalu.
‘Speechless’ Jika Masih Tidak Juara
Dengan segala kemewahan skuad serta faktor sebagai tuan rumah, Bung Harpa jelas mengharapkan Indonesia akan sanggup menjadi juara di turnamen baru ini. Jika hal itu masih tidak bisa diwujudkan, ia pun mengaku speechless dengan kondisi timnas ke depannya.
“Kalau turnamen ini aja masih enggak juara juga. Gue nggak ngerti lagi, dah. Gue nggak tahu lagi harus ngomong apa. Udah nggak ada obat lagi, tuh. Jadi kalau sudah begini harusnya sih lu udah juara tuh,” lanjut Bung Harpa.
Meski demikian, Bung Harpa akan tetap mendukung timnas Indonesia, apa pun hasil yang akan diperoleh nantinya di ajang FIFA ASEAN Cup 2026, yang akan dimainkan di Jakarta dan juga Bandung, Jawa Barat. (*)
