Haedar Nashir, Intelektual Indonesia Penggerak Moderasi dan Islam Berkemajuan, Raih Penghargaan Achmad Bakrie 2026

2 Min Read
Smiling man wearing a batik shirt and black cap speaks at a podium with a microphone.
Haedar Nashir (Foto: muhammadiyah.or.id)

Mabur.co – Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir, menerima Penghargaan Achmad Bakrie XXII 2026 untuk kategori Pemikiran Sosial.

Haedar menjadi satu dari empat tokoh Indonesia yang mendapat penghargaan tahun ini. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi terhadap tokoh yang dinilai memberikan kontribusi bagi masyarakat dan bangsa.

Dilansir dari situs resmi Muhammadiyah, Kamis (27/8/2026), Haedar mendapat penghargaan dalam kategori Pemikiran Sosial, setelah dinilai menjadi sosok penting “Intelektual Indonesia Penggerak Moderasi dan Islam Berkemajuan.”

Penghargaan itu diberikan setelah melalui proses kurasi oleh Dewan Juri Penghargaan Achmad Bakrie XXII. Penilaian tidak hanya mempertimbangkan pencapaian seseorang, tetapi juga dampak pemikiran dan karya yang dihasilkan bagi masyarakat luas.

Selain Haedar, tiga tokoh lain yang menerima penghargaan tahun ini yakni Prof. Josaphat Tetuko Sri Sumantyo untuk bidang Sains dan Teknologi, Prof. drg. Ika Dewi Ana untuk bidang Kesehatan, serta Butet Kartaredjasa untuk bidang Seni dan Budaya.

Melampaui Bidang Keilmuan

Ketua Dewan Juri Penghargaan Achmad Bakrie XXII, Prof. Ir. Sofia W. Alisjahbana, mengatakan penghargaan diberikan kepada sosok yang mampu menunjukkan dedikasi secara konsisten dan menghasilkan manfaat yang melampaui bidang keilmuannya.

Para penerima penghargaan tahun ini dinilai merepresentasikan nilai ke-Indonesiaan, kemanfaatan dan kebersamaan melalui bidang masing-masing.

Mengusung tema “Aksi Nyata untuk Indonesia”, penganugerahan Penghargaan Achmad Bakrie XXII 2026 sendiri berlangsung Rabu (26/8) di Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat.

Sebelumnya, para penerima penghargaan mengikuti ramah tamah bersama Keluarga Bakrie di Bakrie Tower, Kawasan Rasuna Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (25/8).

Penghargaan Achmad Bakrie ini merupakan penghargaan tahunan yang diinisiasi Keluarga Bakrie melalui Bakrie Group, Bakrie untuk Negeri, dan Freedom Institute.

Penghargaan tersebut pertama kali digelar pada 2003 untuk memberikan apresiasi kepada tokoh Indonesia yang dinilai berkontribusi melalui ilmu pengetahuan, pemikiran, inovasi, seni maupun pengabdian kepada masyarakat.

Tahun ini, penghargaan kembali menempatkan kontribusi nyata sebagai ukuran penting. Haedar Nashir mendapat apresiasi khusus atas kiprahnya dalam pemikiran sosial, moderasi dan pengembangan gagasan Islam berkemajuan.

Share This Article
Avatar photo
Jurnalis lahir dan tinggal di Jogja
Avatar photo
Pemimpin redaksi mabur.co
Tidak ada komentar