Aksi Unjuk Rasa di Gedung DPR Berisiko Timbulkan Dampak Besar

2 Min Read
Protesters gather outside a gated area, waving an Indonesian flag and holding banners with Indonesian text.
Ilustrasi. Masyarakat yang tergabung dalam aliansi dan relawan saat aksi unjuk rasa. (Foto: Jawa Pos)

Mabur.co – Aksi unjuk rasa di sekitar Gedung DPR/MPR RI pada Kamis (27/8/2026) berpotensi menyebabkan kepadatan lalu lintas di kawasan Senayan dan sekitarnya.

Analisis pergerakan kendaraan menunjukkan sedikitnya delapan ruas jalan perlu diantisipasi oleh pengendara. Dampaknya dapat berupa perlambatan arus, pengalihan kendaraan, hingga penutupan jalan secara situasional.

Pusat konsentrasi massa diperkirakan berada di depan Gedung DPR/MPR RI, Taman Aspirasi, dan ruas jalan di sekitarnya.

Posisi tersebut bersinggungan langsung dengan jalur utama yang menghubungkan Jakarta Barat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Pusat. Kepadatan dapat meluas apabila peserta aksi menggunakan sebagian badan jalan atau petugas membatasi kendaraan menuju lokasi.

Dinamika Narasi di Ruang Publik

Analis politik dan isu intelijen, Boni Hargens, menilai, berbagai rumor terkait potensi kekacauan merupakan bagian dari dinamika narasi di ruang publik. Rumor tidak serta-merta dapat dimaknai sebagai ancaman nyata, tetapi tetap perlu diantisipasi secara proporsional.

“Aparat keamanan telah memiliki kesiapan untuk menghadapi berbagai kemungkinan dalam aksi demonstrasi berskala besar. Kolaborasi Polri, TNI, dan BIN dinilai menjadi bagian penting dalam menjaga situasi tetap aman,” ucapnya, dilansir wartaekomomi.co.id, Kamis (27/8/2026).

Boni  mengatakan, potensi munculnya peristiwa besar sulit diprediksi tetapi dapat menimbulkan dampak signifikan.

“Dalam konteks aksi demonstrasi, saya menilai keberhasilan menjaga situasi tetap aman tidak seharusnya membuat aparat mengurangi kewaspadaan. Perencanaan skenario terburuk dan kemampuan merespons perubahan situasi secara adaptif menjadi penting dalam menghadapi demonstrasi berskala besar,” ucapnya.

Boni mengimbau masyarakat, media, dan pengambil kebijakan agar menyikapi berbagai informasi mengenai aksi 27 Agustus secara proporsional.

“Ancaman tidak perlu diremehkan, tetapi kepanikan yang bersumber dari informasi yang belum terverifikasi juga tidak seharusnya memperkeruh situasi,” ucapnya.

Share This Article
Teruslah Berbuat baik kepada siapapun karena hal baik itu, akan kembali padamu dengan berbagai cara
Avatar photo
Pemimpin redaksi mabur.co
Tidak ada komentar