TNI Proses Kepulangan Jenazah Praka Rico Pramudia yang Meninggal di Lebanon - Mabur.co

TNI Proses Kepulangan Jenazah Praka Rico Pramudia yang Meninggal di Lebanon

Mabur.co – Setelah dinyatakan meninggal pada Jumat kemarin, Praka Rico Pramudia, prajurit TNI yang mengalami luka berat saat menjalankan misi Pasukan Perdamaian PBB di Lebanon / UNIFIL, kini tengah menjalani proses repatriasi. 

Proses pemulangan jenazah Praka Rico ke tanah air itu disampaikan pihak TNI melalui Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad), Brigjen TNI Donny Pramono. 

“Saat ini, proses administrasi pemulangan jenazah almarhum tengah dilaksanakan,” ujar Donny dalam keterangannya, Sabtu (25/4/2026).

Donny mengatakan, saat ini pihaknya telah menyampaikan kabar duka ini kepada pihak keluarga yang tinggal di Dusun VII, Desa Dolok Manampang, Kecamatan Dolok Masihul, Serdang Bedagai (Sergai), Sumatra Utara. 

“Pihak TNI telah menyampaikan kabar duka kepada keluarga. Rencana pemakaman akan dilaksanakan sesuai dengan keputusan keluarga,” imbuh Donny sebagaimana dikutip Kompas.

Praka Rico sendiri merupakan salah satu prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas Yonmek XXIII-S/UNIFIL yang ditempatkan di Lebanon Selatan.

Almarhum merupakan prajurit yang bertugas sebagai Tabakpan 1/C Kompi C UNP 7-1 Satgas Yonmek XXIII-S/UNIFIL, dan sehari-hari berdinas sebagai Taban SO RU 1 Ton 2 Kipan A Yonif 114/SM Brigif 25/Siwah.

Rico dinyatakan gugur pada Jumat (24/4/2026) pukul 10.32 waktu setempat atau 14.32 WIB, setelah mendapatkan perawatan intensif di Rumah Sakit St. George, Beirut, akibat mengalami luka parah setelah terkena ledakan artileri dari tank Israel di dekat kota Adchit Al Qusayr pada 29 Maret 2026.

Serangan pada 29 Maret ini juga menewaskan salah satu rekan Praka Rico Pramudia, yakni Praka Farizal Rhomadhon asal Kulon Progo yang saat itu langsung dinyatakan gugur.

Gugurnya Rico menambah daftar panjang Prajurit TNI yang kehilangan nyawa akibat bertugas di Lebanon sejak akhir Maret lalu. Sampai saat ini setidaknya sudah ada empat prajurit TNI yang gugur dalam misi perdamaian ini.

Tiga prajurit yang gugur di Lebanon antara lain Mayor Inf (Anumerta) Zulmi Aditya Iskandar, Serka (Anumerta) Muhammad Nur Ichwan, dan Kopda (Anumerta) Farizal Rhomadhon. 

“TNI memberikan penghormatan setinggi-tingginya atas dedikasi, loyalitas, dan pengabdian para prajurit dalam menjalankan tugas mulia sebagai pasukan pemelihara perdamaian dunia di bawah mandat Perserikatan Bangsa-Bangsa,” pungkas Donny. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *