Mabur.co- Para pemburu alien terkemuka di Bumi percaya bahwa makhluk luar angkasa mungkin ada di luar sana, mereka hanya kesulitan untuk berkomunikasi dengan kita karena ruang angkasa penuh dengan badai.
Mirip dengan perjuangan ET untuk “menghubungi Bumi” dalam film laris Steven Spielberg tahun 1982, penelitian baru oleh SETI Institute (pencarian kecerdasan ekstra-terestrial) yang berbasis di Silicon Valley menunjukkan bahwa cuaca luar angkasa yang bergejolak membuat sinyal radio dari kosmos yang jauh lebih sulit dideteksi.
Dilansir The Guardian, organisasi tersebut, yang sebagian didanai oleh NASA, mengatakan, bahwa aktivitas bintang seperti badai matahari dan turbulensi plasma dari sebuah bintang di dekat planet pemancar” dapat memperluas sinyal yang seharusnya sangat sempit.
Hal itu menyebarkan daya transmisi tersebut ke lebih banyak frekuensi yang membuatnya lebih sulit dideteksi menggunakan pencarian pita sempit tradisional, demikian dilansir The Guardian, Rabu (11/3/2026).
Dilansir akun X, @AryHHary, mengatakan, setiap 16 hari, sinyal misterius dikirim ke Bumi dari jarak 470 juta tahun cahaya!” Fakta ilmiah: Ya, FRB 180916 memang merupakan semburan radio cepat berulang dgn siklus 16,35 hari (aktif 4 hari, nonaktif 12 hari). Ledakan ini sdh ditemukan sejak tahun 2020, dan lokasinya sdh dipetakan ke galaksi spiral tipikal. Tetapi “dikirim ke Bumi” dan gambar alien itu hanya umpan klik tingkat dewa. “Ini bukan pesan alien atau extraterrestrial,”tulis dalam akun tersebut.
Penjelasan paling masuk akal saat ini: sebuah magnetar (bintang neutron dgn medan magnet triliunan kali lebih kuat dari Bumi) dlm orbit biner dgn bintang pendamping. Ketika magnetar “menukik” ke dlm angin bintang pendamping, semburan radio raksasa terjadi periodik, alami, brutal. “Ini bukan komunikasi, tetapi fisika ekstrem alam semesta yang berteriak nyaring. Jadi pertanyaan sebenarnya bukanlah “Apakah itu alien?”, tetapi kenapa alam semesta punya cara yg begitu menakjubkan dalam melepaskan energi?” Dan jawabannya mungkin bahkan lebih mencengangkan dari pada kisah-kisah alien, kita sedang menyaksikan mesin kosmik yang jauh lebih liar dari pada imajinasi kita,” ujarnya.



