Menjaga Semangat Berpuasa Sepertiga Bulan di Akhir Ramadan - Mabur.co

Menjaga Semangat Berpuasa Sepertiga Bulan di Akhir Ramadan

Mabur.co – Tidak bisa dipungkiri, di setiap bulan Ramadan, memasuki sepertiga bulan terakhir, atau 10 hari terakhir di bulan Ramadan, adalah ujian yang begitu berat bagi seorang muslim.

Di momen itulah, semangat puasa mulai kendor, aktivitas keagamaan mulai berkurang, dan mulai banyak godaan di luar sana, untuk mengalihkan diri dari esensi ibadah di bulan Ramadan.

Seperti misalnya periode mudik Lebaran (ditandai dengan libur Lebaran), THR (Tunjangan Hari Raya), diskon besar-besaran di mana-mana, dan lain sebagainya.

Akhirnya yang terjadi adalah, masjid-masjid mulai sepi, ibadah banyak terdistraksi, urusan non-ibadah menjadi lebih dominan ketimbang urusan ibadah, dan ujung-ujungnya, kualitas puasa secara keseluruhan pun juga ikut terganggu.

Padahal sepertiga akhir Ramadan tetaplah waktu yang sangat berharga di bulan Ramadan.

Apalagi di periode tersebut juga hadir satu malam, yang dianggap lebih baik dari seribu bulan (sekitar 83 tahun), yakni malam Lailatul Qadar.

Dengan segala kemuliaan yang dimiliki oleh Lailatul Qadar, tentunya akan sangat disayangkan, apabila manusia melewatkannya begitu saja, terlebih hanya untuk urusan duniawi seperti diskon, mudik, THR, dan seterusnya.

Dilansir dari laman NU Online, berikut adalah beberapa tips sederhana yang bisa dilakukan, untuk bisa menjaga semangat berpuasa di sepertiga bulan terakhir, tanpa tergiur sedikit pun dengan iming-iming aktivitas duniawi seperti mudik Lebaran, diskon produk besar-besaran, dan sebagainya.

1. Menghidupkan Malam-malam Terakhir dengan Ibadah

Di sepertiga bulan terakhir, Nabi Muhammad SAW sangat bersungguh-sungguh dalam beribadah, bahkan meningkatkan intensitas ibadahnya kepada Allah SWT, melebihi malam-malam sebelumnya.

Apalagi di malam-malam ganjil di antara sepuluh hari tersebut, akan hadir malam Lailatul Qadar, seperti yang telah dijelaskan sebelumnya.

2. Meningkatkan Ibadah Sunnah

Waktu sepertiga bulan terakhir di bulan Ramadan bisa dilalui dengan memperbanyak sedekah, iktikaf di masjid, dan membaca Alquran.

3. Menjaga Pola Makan dan Tidur

Dengan intensitas ibadah yang meningkat di sepertiga bulan terakhir di bulan Ramadan, tentu saja dibutuhkan tenaga yang lebih besar, untuk mampu melakukan seluruh rangkaian ibadah dengan sebaik mungkin. Untuk itu, hindari makanan berminyak/manis berlebihan, cukupi cairan tubuh, dan atur waktu istirahat agar tidak lemas.

4. Menjaga Lingkungan di Sekitar Tetap Kondusif

Hindari pergaulan atau berkumpul dengan orang-orang yang sudah kendor semangat puasanya di sepertiga bulan terakhir, apalagi jika untuk urusan duniawi. Sebaliknya, mendekatlah kepada mereka yang benar-benar serius meningkatkan ibadah kepada Allah SWT, agar bisa menemukan rekan yang sefrekuensi, sehingga lebih memudahkan dalam menjalani ibadah.

5. Niatkan sebagai Perpisahan Terbaik

Kita tidak pernah tahu, kapan nyawa ini akan dipanggil kembali menghadap-Nya. Bisa jadi, sepertiga Ramadan terakhir kali ini adalah yang terakhir kalinya kita temui dalam hidup kita.

Untuk itu, niatkanlah sepertiga bulan terakhir sebagai “perpisahan” terbaik, untuk memperoleh ampunan secara maksimal, dan meningkatkan kualitas serta kuantitas ibadah kepada-Nya, sesuai dengan kemampuan masing-masing.

***

Dengan memelihara semangat di sepertiga bulan terakhir di bulan Ramadan, diharapkan kualitas Ramadan setiap umat muslim tetap terjaga, dan terus konsisten selama satu bulan penuh.

Tanpa harus terdistraksi dengan berbagai godaan duniawi yang hadir di hadapan manusia, baik secara digital maupun fisik dalam kehidupan sehari-hari. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *