Mabur.co- Di dalam tubuh kita, terdapat jutaan sel yang bukan berasal dari diri kita sendiri.
Sekitar satu dari setiap satu juta sel dalam tubuh manusia ternyata berasal dari ibu kandung.
Artinya, sejak lahir hingga dewasa, kita membawa jutaan sel asing yang secara teori seharusnya diserang oleh sistem imun.
Namun anehnya, sel-sel ini justru bertahan dengan damai tanpa memicu reaksi kekebalan.
Peneliti Dr. Amy Boddy, menuturkan, selama kehamilan ada sel-sel janin yang merembes dari plasenta ke daerah-daerah lain dalam tubuh ibu.
Sel janin yang melakukan migrasi ke jaringan tubuh ibunya dikenal dengan microchimerism.
Kesimpulan dari sejumlah penelitian tentang hal ini masih saling bertentangan.
Sel-sel ini memiliki sifat seperti sel punca, sehingga bisa mengubah diri menjadi jaringan-jaringan tubuh yang berbeda.
Ada ratusan hal yang dapat terjadi di dalam tubuh ibu.
”Kalau sel-sel itu ada dalam darah, mereka akan dibersihkan, tapi sebagian menetap. Bagaimana mereka menetap, kita belum tahu, tapi penelitian menunjukkan bahwa mereka bergabung menjadi jaringan dan mereka berkembang serta bertambah banyak,” dikutip dari Medical Daily, Senin (30/3/2026).
Amy Boddy mengatakan, meski kita mewarisi gen dari ayah dan ibu, ternyata ada beberapa sifat yang hanya bisa diwarisi dari ibu.
“Sifat-sifat ini terkait dengan gen tertentu yang hanya diturunkan melalui garis keturunan ibu. Sifat bawaan adalah karakteristik yang diturunkan dari orang tua kepada anak melalui gen yang ada di dalam tubuh. Sifat ini bisa berupa ciri fisik seperti warna rambut atau bentuk tubuh, kemampuan bawaan, hingga kerentanan terhadap penyakit tertentu,” ucapnya.
Amy Boddy, menuturkan, secara umum, setiap anak mewarisi sekitar 50% gen dari ibu dan 50% dari ayah, namun beberapa sifat tertentu, terutama yang terkait dengan kromosom spesifik, hanya diturunkan dari ibu.
“Salah satu gen paling terkenal yang hanya diwarisi dari ibu adalah DNA mitokondria (mtDNA). DNA ini terdapat di dalam mitokondria, bagian sel yang berfungsi menghasilkan energi dan hanya diturunkan lewat garis ibu. Artinya, setiap manusia membawa jejak genetik dari ibu mereka melalui DNA mitokondria ini,” katanya.
Amy Boddy mengatakan, meskipun mtDNA tidak menentukan ciri seperti warna mata atau tinggi badan, gen ini berperan penting untuk melacak asal-usul keluarga dan memprediksi risiko penyakit genetik tertentu, seperti mitochondrial disease.
“Gen yang terkait dengan kecerdasan dan kesehatan mental bisa berasal dari kromosom X, yang diwariskan ibu kepada anak laki-lakinya,” katanya.



