Demi Efisiensi, Pilih Naikkan Harga BBM atau Korbankan MBG? - Mabur.co

Demi Efisiensi, Pilih Naikkan Harga BBM atau Korbankan MBG?

Mabur.co – Pengamat ekonomi, Ferry Latuhihin, kembali mengingatkan pemerintahan Prabowo Subianto, terkait ancaman besar ekonomi yang bisa melanda Indonesia dalam beberapa waktu ke depan, khususnya ketika setiap kebijakan dipertahankan begitu saja tanpa ada yang dikorbankan sama sekali.

Menurut Ferry, sebagaimana efisiensi yang dilakukan dalam skala rumah tangga, harus ada salah satu kebijakan yang bersedia dikorbankan.

Sekalipun hal itu tidak akan disukai oleh sebagian besar masyarakat, terutama masyarakat kelas menengah ke bawah.

“Menurut saya the best scenario itu adalah mengorbankan program-program yang sifatnya populis, yang mana sebetulnya juga tidak terlalu dibutuhkan, tidak urgen, yang banyak dikatakan orang bahwa ini bukan program ekonomi, tapi program politik, loh. Terus terang aja, MBG itu program politik bukan program ekonomi. Karena hitung-hitungannya saja sudah tidak masuk akal,” ungkap Ferry Latuhihin, sebagaimana dilansir dari kanal YouTube KOMPASTV, belum lama ini.

Lebih lanjut Ferry mengungkapkan, program populis seperti MBG sebaiknya hanya menyasar ke daerah-daerah yang benar-benar membutuhkan bantuan gizi tambahan, terutama di daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, Terluar).

Bukannya justru difokuskan di kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, dan lain sebagainya. Di mana gizi anak-anak di kota-kota besar semacam itu biasanya sudah cukup baik.

“Kalau perlu kasih prioritas di daerah-daerah tertinggal ya, misalnya 3T itu. Lalu kita lihat sendiri di kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, dan segala macem itu nggak ada yang minta-minta MBG sama sekali. Kenapa nggak ini (MBG) aja yang dikorbankan (untuk efisiensi) gitu loh?” tambah Ferry.

Bagi Ferry, jika pemerintah berani mengorbankan MBG demi efisiensi negara, rakyat akan merasa jauh lebih tenang.

Apalagi di beberapa sekolah juga sudah banyak yang menyuarakan tidak butuh diberikan program MBG, dan seterusnya. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *