Mabur.co – Menteri Koperasi, Ferry Juliantono, menargetkan sebanyak 1,4 juta warga miskin atau penerima bantuan sosial (bansos) akan bisa bekerja di Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dalam waktu dekat ini.
Hal itu menyusul adanya kebijakan pemerintah untuk memberikan kesempatan bagi penerimana manfaat bantuan sosial (bansos) agar bisa bekerja di KDMP di wilayah Desa atau Kalurahan masing-masing.
Ferry menjelaskan rencananya setiap KDMP nantinya akan menerima sekitar 15 sampai 18 orang penerima bansos, untuk bekerja atau menjadi pengelola dan membantu pelaksanaan pekerjaan di koperasi.
Sehingga dengan asumsi sekitar 80 ribu KDMP yang nantinya terbentuk, maka akan ada sebanyak 1,4 juta orang penerima bansos di seluruh Indonesia yang akan bekerja di Koperasi Desa atau Kelurahan Merah Putih.
“Harapannya dengan rata-rata 15 orang bekerja di setiap KDMP, insya Allah nanti akan ada 80 ribu KDMP, jadi nanti kita akan bisa menyerap hampir 1,4 juta orang para penerima manfaat PKH yang bisa bekerja di KDMP,” ujarnya dikutip dari keterangan resmi Kementerian Sosial, Selasa (14/04/2026).
Sementara itu, Menteri Sosial, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, menyatakan upaya perekrutan penerima bansos untuk bekerja di KDMP ini sejalan dengan Inpres Nomor 8 Tahun 2025 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Pengentasan Kemiskinan dan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem.
Lewat program pemberdayaan, penerima bansos akan bisa graduasi, atau naik kelas menjadi lebih mandiri.
Sementara itu, Wakil Menteri Koperasi, Farida menyatakan, pihaknya saat ini sedang menyusun skema terkait jenis-jenis pekerjaan yang nantinya bisa dilakukan para penerima Bansos di Kopdes Merah Putih.
“Sedang kita skemakan, yang pasti nanti ada driver, tentu saja karena ada mobil dan lain sebagainya, ada satpam, ada penjaga gudangnya dan lain sebagainya, ini masih proses pematangan,” kata Farida. ***



